Pencarian

The 7th Guest Kembali ke Layar Datar Juni 2024, Kisah di Balik 'Pemecatan' Kreatornya yang Melegenda

Sabtu, 30 Mei 2026 • 17:39:02 WIB
The 7th Guest Kembali ke Layar Datar Juni 2024, Kisah di Balik 'Pemecatan' Kreatornya yang Melegenda
The 7th Guest Remake hadir kembali dalam versi layar datar pada Juni 2024.

Bagi generasi yang tumbuh di era 1990-an, The 7th Guest lebih dari sekadar game puzzle. Ia adalah pengalaman horor interaktif pertama yang memanfaatkan penuh kapasitas CD-ROM—teknologi yang kala itu masih dianggap mahal dan aneh. Bedanya dengan Myst, saudara seperjuangannya, game ini tidak ragu menampilkan kursor berbentuk tengkorak dengan bola mata melotot dan otak berdenyut. Ikonik dan mengerikan.

Sekarang, The 7th Guest Remake yang sebelumnya dirilis khusus untuk headset VR pada 2023, akan hadir dalam versi layar datar (flat screen) biasa. Paul van der Meer, sutradara remake ini, menyebut versi baru itu "kurang lebih sama" dengan versi VR, hanya dengan antarmuka yang disesuaikan dan satu ruang puzzle yang dirancang ulang agar tidak bergantung pada kontrol VR.

Dari Serbet Bandara hingga Panggung CES yang Mengguncang

Kisah kelahiran game ini nyaris seperti legenda industri. Rob Landeros dan Graeme Devine, dua kreator aslinya, mulanya dipekerjakan Virgin Interactive untuk memberikan sentuhan sinematik pada game-game murah. Namun, setelah menghadiri beberapa konferensi teknologi yang membahas CD-ROM—yang kala itu hanya dipandang sebagai alat penyimpan data korporat yang membosankan—mereka justru punya ide lain.

"Kami menulis semuanya di belakang serbet, sungguhan," kata Landeros mengingat sesi brainstorming di bandara. Dari coretan itulah lahir gagasan The 7th Guest, yang kemudian mereka presentasikan kepada Martin Alper, presiden Virgin Interactive saat itu.

Alih-alih menyetujui proposal di dalam perusahaan, Alper melakukan sesuatu yang tak terduga. Dalam wawancara tahun 2013, Alper—yang wafat pada 2015—mengaku berkata, "Saya dengar semua yang kalian katakan, tapi kalian dipecat." Landeros dan Devine terkejut. Namun, Alper segera menjelaskan: ia ingin mendukung penuh proyek ini, tetapi tidak bisa melakukannya di dalam Virgin karena akan mengganggu karyawan lain yang mengerjakan proyek yang jauh lebih kecil ambisinya.

Pemecatan yang Ramah dan Lahirnya Trilobyte Games

Landeros kini menyebut cerita pemecatan itu sebagai "hiperbola," tetapi membenarkan esensinya. Alper membaca proposal mereka dan langsung memberi lampu hijau saat makan siang, dengan syarat mereka mengerjakan game di luar Virgin. "Saya pernah melihat proyek khusus yang dikerjakan di pojok ruangan, dan karyawan lain bertanya, 'Mereka dapat perlakuan khusus?'," jelas Landeros. "Kami merasa proyek ini terlalu besar untuk dikerjakan di dalam. Kami butuh fokus penuh."

Maka berbekal kontrak dari Virgin, Landeros dan Devine pindah ke Oregon dan mendirikan studio mereka sendiri: Trilobyte Games. Di sanalah mereka bereksperimen dengan perangkat lunak desain 3D Autodesk untuk menciptakan interior rumah berhantu, termasuk kursor tengkorak yang melegenda. "Kami tidak punya Photoshop. Saya duduk berjam-jam membuat ikon animasi dengan alat lama dan gagal," kenang Landeros. "Lalu saya sadar, Autodesk 3D animator punya model tengkorak. Saya buat animasi seluruhnya dalam waktu sekitar dua jam."

Untuk memenuhi kapasitas CD-ROM, mereka merekam adegan hantu menggunakan kaset Betamax dan menghasilkan file digital yang—menurut Landeros sendiri—"mengerikan." Ia bercanda, "Untung hantu itu transparan, jadi cacat videonya tersamarkan." Namun, pada CES 1991 di Las Vegas, demo game itu sukses besar. "Kami membuat orang tercengang," katanya. Saat itulah mereka yakin sedang memegang sesuatu yang istimewa.

Volumetric Video dan Puzzle Baru di Remake 2024

Remake terbaru tidak hanya memperbarui grafis. Van der Meer dan timnya memperkenalkan "volumetric video"—teknik yang memungkinkan pemain melihat aktor dari sudut mana pun, sebuah fitur yang awalnya penting untuk VR tetapi tetap terlihat keren di layar datar. Game ini juga menyertakan puzzle-puzzle baru yang tidak ada di versi 1993.

Van der Meer, yang sudah lama mengagumi game orisinalnya, mengaku telah menjalin kontak dengan Landeros lewat surel sebelum akhirnya mengusulkan ide remake ke CEO Vertigo Games—studio di balik Arizona Sunshine dan Thief VR—saat sebuah pesta ulang tahun. "Saya bilang, game klasik tahun 90-an ini akan sempurna untuk VR," katanya. Dan mereka pun melakukannya.

The 7th Guest Remake versi non-VR akan tersedia di Steam mulai 4 Juni 2024. Bagi yang penasaran dengan sejarah kelam rumah Stauf—atau sekadar ingin bernostalgia dengan kursor tengkorak yang berdenyut—ini adalah kesempatan untuk kembali ke masa lalu, dengan resolusi yang tak lagi buram.

Bagikan
Sumber: pcgamer.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks