Pencarian

Declan Rice & Mikel Arteta Buka Suara Usai Arsenal Juara Premier League, Kutipan "It's Done" Jadi Nyata

Rabu, 20 Mei 2026 • 04:43:14 WIB
Declan Rice & Mikel Arteta Buka Suara Usai Arsenal Juara Premier League, Kutipan
Declan Rice dan rekan-rekan merayakan gelar Premier League pertama Arsenal dalam 22 tahun.

KALIMANTAN UTARA — Arsenal resmi mengunci gelar Premier League setelah 22 tahun penantian panjang. Kepastian itu datang setelah kemenangan 1-0 atas Burnley pada Senin (15/5) dipadukan dengan hasil imbang Manchester City melawan Bournemouth. The Gunners pun mengakhiri dominasi City yang telah berlangsung selama tiga musim beruntun.

Dari "It's Not Done" Menjadi "It's Done"

Momen paling ikonik datang dari Declan Rice. Dalam video yang sempat viral, sang gelandang tertangkap kamera mengatakan "it's not done" kepada Martin Odegaard tepat setelah Arsenal tumbang 1-3 dari City di Etihad, Maret lalu. Saat itu, kekalahan tersebut seolah menyerahkan mahkota juara ke tangan Pep Guardiola.

Namun, Rice tak pernah goyah. Begitu gelar dipastikan, ia langsung mengunggah foto bersama Kai Havertz, Eberechi Eze, William Saliba, Myles Lewis-Skelly, dan Bukayo Saka di Instagram. Caption-nya singkat, simbolis, dan penuh kemenangan: "I told you all.. it's done," disertai emoji hati merah dan trofi.

Arteta: Keyakinan Itu Lahir dari Ruang Ganti

Mikel Arteta, manajer yang membangun kembali mentalitas juara di Arsenal, mengaku bahwa pernyataan Rice bukan sekadar retorika. "It's not done, dan kami semakin yakin bahwa kami akan melakukannya," ujar Arteta saat itu. "Perasaan itu — mungkin tanpa mereka ungkapkan di ruang ganti — saya rasakan langsung. Itu sangat kuat."

Setelah gelar dipastikan, Arteta tak bisa menyembunyikan emosinya. "Kami membuat sejarah lagi bersama. Saya tidak bisa lebih bahagia dan bangga pada semua orang yang terlibat di klub ini. Mari nikmati momen ini," katanya dalam pernyataan resmi.

Sentuhan Wenger: "Champions Go On When Others Stop"

Arsenal merilis montase menyentuh yang menampilkan Arsene Wenger, manajer legendaris yang terakhir kali membawa klub ini juara Premier League pada 2004. Wenger, yang kini berusia 74 tahun, memberikan pesan singkat namun dalam: "Kalian berhasil. Juara adalah mereka yang terus berjalan saat yang lain berhenti. Ini waktumu. Nikmati setiap momen."

Kontras dengan era Wenger yang identik dengan "Invincibles", gelar kali ini diraih dengan cara berbeda: pertahanan solid, pressing tinggi, dan keberanian Arteta mempertahankan kepercayaan pada pemain muda seperti Bukayo Saka dan Myles Lewis-Skelly.

Langkah Berikutnya: Trofi Liga Champions di Depan Mata

Arsenal akan mengangkat trofi Premier League di laga terakhir musim melawan Crystal Palace di Selhurst Park. Namun, fokus sudah bergeser ke final Liga Champions di Budapest, di mana mereka akan berhadapan dengan Paris Saint-Germain. Jika menang, Arsenal akan menyelesaikan musim dengan double — gelar domestik dan Eropa — yang akan mengukuhkan era baru di bawah Arteta.

Dari "it's not done" hingga "it's done", perjalanan Arsenal musim ini adalah bukti bahwa keyakinan — sekecil apa pun — bisa mengubah segalanya.

Bagikan
Sumber: sports.yahoo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks