KALIMANTAN UTARA — Pernyataan Oyarzabal ini muncul jelang potensi duel panas antara dua raksasa Semenanjung Iberia di ajang Piala Dunia 2026. Sebagai pemain Real Sociedad, ia paham betul kualitas yang dimiliki Portugal, yang selalu menjadi momok di turnamen besar. Meski begitu, mentalitas La Roja tidak boleh dianggap remeh.
Portugal Diakui Elit, Tapi Bukan Ancaman yang Menakutkan
Dalam pernyataannya, Oyarzabal tidak menampik kekuatan Portugal. Ia menyebut Portugal sebagai tim yang sangat sulit dikalahkan, terutama dengan pengalaman dan kualitas individu pemain seperti Cristiano Ronaldo.
"Portugal adalah tim elite. Mereka punya pemain-pemain hebat yang bisa mengubah jalannya pertandingan kapan saja," ujar Oyarzabal. Namun, ia langsung menambahkan, "Tapi kami juga tim yang kuat. Kami tidak takut pada siapapun. Kami akan bermain dengan gaya kami sendiri untuk meraih kemenangan."
Mentalitas La Roja: Percaya Diri di Atas Kertas
Keyakinan Oyarzabal bukan tanpa dasar. Spanyol datang ke Piala Dunia 2026 dengan skuad yang sarat bakat muda dan pengalaman juara. Gaya permainan tiki-taka yang menjadi ciri khas mereka tetap menjadi senjata utama untuk mendominasi lini tengah.
Bagi Spanyol, menghadapi Portugal bukan sekadar laga gengsi. Ini adalah ujian sejati untuk membuktikan bahwa mereka bisa bersaing dengan tim terbaik di dunia. Tekanan justru menjadi motivasi tambahan bagi pasukan Luis de la Fuente untuk tampil maksimal.
Duel Iberia yang Dinanti: Antara Ronaldo dan Generasi Baru Spanyol
Potensi pertemuan ini langsung mengingatkan publik pada duel-duel epik kedua negara di masa lalu, termasuk final Euro 2012. Namun, Oyarzabal menegaskan timnya tidak akan terpaku pada sejarah. Fokus utama adalah performa di lapangan.
"Kami respek pada Portugal, tapi rasa hormat itu tidak berarti kami akan bermain ketakutan. Kami punya rencana permainan yang jelas," tegas pemain 27 tahun itu. Dengan semangat ini, La Roja siap memberikan perlawanan sengit dan membuktikan bahwa mereka layak diperhitungkan sebagai kandidat juara.