Pencarian

Pelabuhan Malinau Resmi Bertransaksi Nontunai, Jadi Pelabuhan Keempat di Kaltara yang Pakai QRIS

Selasa, 21 Juli 2026 • 17:18:01 WIB
Pelabuhan Malinau Resmi Bertransaksi Nontunai, Jadi Pelabuhan Keempat di Kaltara yang Pakai QRIS
Bupati Malinau meluncurkan program transaksi nontunai di Pelabuhan Malinau pada Selasa (21/7/2026).

MALINAU — Transaksi di Pelabuhan Malinau kini cukup lewat ponsel. Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, meluncurkan program “Pelabuhan Malinau Siap QRIS” pada Selasa (21/7/2026) di halaman pelabuhan setempat. Program ini hasil kolaborasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara dengan Pemkab Malinau, Dinas Perhubungan, dan perbankan.

Kepala Perwakilan BI Kaltara, Agus Taufik, menegaskan digitalisasi ini bertujuan membuat transaksi lebih efisien, transparan, dan inklusif. “Ini merupakan hal yang sangat baik bagi kami untuk terus melakukan perluasan digitalisasi transaksi sistem pembayaran di Kalimantan Utara, khususnya di Kabupaten Malinau,” ujarnya dalam sambutan.

Pelabuhan Keempat yang Siap QRIS

Pelabuhan Malinau menjadi pelabuhan keempat di Kaltara yang menerapkan sistem nontunai. Sebelumnya, BI meluncurkan program serupa di Pelabuhan Tengkayu 1 pada Desember 2025, Pelabuhan Kayan 2 Bulungan pada April 2026, dan Pelabuhan Nunukan pada Mei 2026.

“Sehingga Pelabuhan Malinau ini menjadi pelabuhan yang ke-4 di Kalimantan Utara yang siap menerima transaksi. Alhamdulillah pada kesempatan hari ini kita melanjutkan langkah digitalisasi tersebut,” jelas Agus Taufik.

Melibatkan Agen Tiket dan Owner Speed Boat

Program ini melibatkan langsung agen tiket dan pemilik speed boat sebagai pelaku utama transaksi di pelabuhan. Dukungan perbankan hadir dari BPD Kaltimtara, BRI, BNI, dan Bank Mandiri.

Peluncuran program ini juga dihadiri unsur Forkopimda Malinau. Ke depan, Agus berharap program serupa bisa diperluas ke pelabuhan-pelabuhan lain di Kalimantan Utara.

Bagikan
Sumber: jendelakaltara.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks