TARAKAN — Sebanyak 108 pesilat pelajar dari seluruh Kalimantan Utara turun berlaga di Kejuaraan Provinsi Pencak Silat yang resmi digelar di GOR SMK Negeri 2 Tarakan, Jumat (29/5) lalu. Kejurprov ini menjadi panggung utama bagi Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kaltara untuk menjaring atlet-atlet muda berbakat.
Menjaring Atlet Muda untuk Popnas
Ketua IPSI Kaltara menyebut ajang ini bukan sekadar kompetisi tahunan. Pihaknya secara khusus memantau setiap pertandingan untuk mengidentifikasi pesilat dengan teknik dan mental juara. Mereka yang terpilih nantinya akan menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menuju ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
"Kami ingin mencari bibit unggul yang bisa mengharumkan nama Kaltara di tingkat nasional. Kejurprov ini adalah titik awal," ujar salah satu pengurus IPSI Kaltara di sela-sela pertandingan.
Daftar 3 Fakta Singkat Kejurprov Silat Kaltara
- Peserta: 108 pesilat pelajar dari berbagai daerah di Kalimantan Utara.
- Lokasi: GOR SMK Negeri 2 Tarakan, menjadi pusat pertandingan selama Kejurprov berlangsung.
- Target: Menyaring atlet potensial untuk dipersiapkan menuju Popnas.
Kompetisi Ketat, Banyak Kategori Dipertandingkan
Pertandingan berlangsung sengit sejak babak penyisihan. Para pesilat muda menunjukkan kemampuan di berbagai kategori, mulai dari seni jurus hingga pertarungan langsung. Antusiasme peserta dan official dari tiap daerah cukup tinggi, menandakan gairah olahraga tradisional ini masih kuat di kalangan pelajar Kaltara.
GOR SMK Negeri 2 Tarakan dipilih sebagai tuan rumah karena dinilai representatif untuk menggelar pertandingan multi-kategori. Panitia memastikan seluruh pertandingan berjalan sesuai standar IPSI.
Langkah Awal Menuju Prestasi Nasional
IPSI Kaltara berharap Kejurprov ini bisa menjadi agenda rutin yang terus meningkatkan kualitas atlet. Dengan menjaring bibit sejak dini, provinsi termuda di Indonesia ini optimistis bisa bersaing di kancah nasional, khususnya pada Popnas mendatang. Proses seleksi dan pembinaan akan berlanjut pasca-kejuaraan untuk mematangkan fisik dan teknik para pesilat terpilih.