Pencarian

Test Ride Omo X di Malam Hari, Reviewer Sebut Motor Listrik Ini Terenak dan Calon Juara 2026

Jumat, 29 Mei 2026 • 23:10:01 WIB
Test Ride Omo X di Malam Hari, Reviewer Sebut Motor Listrik Ini Terenak dan Calon Juara 2026
Randy Walianugraha mencoba Omo X varian Aurora Green dalam test ride malam hari di Bogor.

KALIMANTAN UTARA — Randy Walianugraha, seorang reviewer otomotif, baru-baru ini mengunggah video test ride Omo X di kanal YouTube pribadinya. Dalam video tersebut, ia secara spesifik menyebut varian Aurora Green yang dicoba sebagai motor listrik paling nyaman yang pernah ia kendarai. "Ini salah satu motor listrik terenak yang pernah gue coba. Kayaknya ini bakal jadi pemenang Motor Listrik Awards 2026 versi gue," ujar Randy dalam videonya.

Performa 13 kW dengan Karakter Akselerasi Ngalir

Omo X dibekali tenaga puncak 13 kW yang menjadi andalan utama. Saat mode Sport diaktifkan, akselerasi terasa instan namun tidak menyentak. "Enggak nyentak, tapi nariknya ngalir dan kencangnya enak banget," kata Randy menggambarkan karakteristik motor listrik ini.

Selain mode Sport, Omo X menyediakan tiga mode berkendara lainnya: Assist, Wet, dan Comfort. Menurut reviewer, mode Comfort pun sudah cukup bertenaga untuk kebutuhan harian di perkotaan.

Suspensi Double Wishbone Terbukti Nyaman di Jalan Rusak Bogor

Salah satu temuan paling menarik dari test ride ini adalah performa suspensi depan double wishbone. Sistem ini berbeda dari shockbreaker teleskopik yang umum pada motor konvensional. Saat melintasi jalanan Bogor yang naik turun dan dipenuhi paving block, Omo X tetap stabil.

Meski awalnya butuh adaptasi, suspensi ini justru memberikan peredaman yang superior. "Peredamannya enak banget. Ini salah satu suspensi ternyaman yang pernah gue coba di motor listrik," ungkap Randy.

Fitur Auto Hold dan Regenerative Braking Lebih Pintar dari Biasanya

Fitur yang paling mencuri perhatian dalam sesi test ride malam hari itu adalah sistem auto hold dan regenerative braking pintar. Teknologi ini mampu menahan laju motor secara otomatis saat melintasi turunan tanpa pengendara harus terus menekan rem.

"Dia bukan sekadar regen buat ngecas baterai, tapi bisa nahan motor tetap di kecepatan tertentu," jelas Randy. Sistem ini dinilai lebih cerdas dibanding regenerative braking biasa yang hanya berfungsi sebagai pengereman tambahan.

Soal pengereman, Omo X sudah dibekali cakram depan 260 mm dengan kaliper empat piston dan cakram belakang 240 mm. Kombinasi ini membuat pengereman terasa pakem meski motor memiliki tenaga besar.

Bagikan
Sumber: malang.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks