MAKASSAR — Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang menyoroti pentingnya tata kelola pendapatan daerah berbasis digital saat menguji disertasi berjudul "Digital Governance dalam Tata Kelola Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar". Sidang terbuka berlangsung di Aula Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unhas. Zainal mendalami metodologi, temuan penelitian, hingga kebaruan kajian mahasiswa promovendus tersebut.
Integrasi Data dan Regulasi Adaptif Jadi Kunci
Menurut Zainal, transformasi digital di sektor pemerintahan tidak cukup hanya mengubah layanan administrasi menjadi berbasis elektronik. Pemanfaatan teknologi harus berdampak nyata pada transparansi, efisiensi pemungutan pajak dan retribusi, serta pencegahan kebocoran pendapatan daerah.
"Pengawasan dan tata kelola pendapatan berbasis digital adalah kebutuhan mutlak era sekarang. Gagasan ilmiah seperti ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat transparansi serta efisiensi pendapatan daerah. Kunci utamanya terletak pada integrasi data, keamanan sistem, serta kesiapan regulasi yang adaptif," ujar Zainal.
Akses Mudah bagi Wajib Pajak
Zainal menekankan sistem digital perlu dirancang agar mudah diakses masyarakat sebagai wajib pajak. Dengan sistem terintegrasi dan mudah digunakan, pelayanan diharapkan lebih efektif sekaligus mendukung pengelolaan pendapatan daerah yang transparan dan akuntabel.
Keterlibatan Zainal sebagai penguji eksternal menjadi bagian dari kontribusi pemerintah daerah dalam forum akademik. Pemprov Kaltara memandang penelitian ilmiah sebagai landasan penting dalam merumuskan kebijakan publik.
Buka Peluang Kerja Sama Kaltara–Unhas
Kajian yang relevan diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta mengoptimalkan pendapatan daerah. Melalui keterlibatan dalam forum akademik tersebut, hubungan antara Pemprov Kaltara dan Unhas diharapkan semakin terbuka untuk kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan perumusan kebijakan publik.