NUNUKAN — Bupati Nunukan H. Irwan Sabri hadir dalam rangkaian acara kenal pamit Kapolda Kalimantan Utara yang digelar di Gedung Pertemuan Kapolda Kaltara, Jumat (17/10/2026) malam. Kegiatan itu menjadi ajang pelepasan Irjen Pol. Agus Wijayanto sekaligus penyambutan Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik sebagai Kapolda Kaltara yang baru.
Acara tersebut turut dihadiri Wagub Kaltara, jajaran Forkopimda Provinsi Kalimantan Utara, para bupati dan wali kota se-Kaltara, Kapolresta/Kapolres se-Kaltara, jajaran TNI, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran lintas instansi itu menegaskan posisi forum koordinasi pimpinan daerah sebagai simpul utama sinergi di wilayah perbatasan.
Pesan Bupati Nunukan untuk Kapolda Baru
Irwan Sabri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi Kapolda Kaltara terdahulu dalam menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perbatasan. Pemerintah Daerah, kata dia, juga menyambut hangat kedatangan Kapolda yang baru.
Ia menegaskan komitmen Pemkab Nunukan untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, serta sinergitas demi mendukung pembangunan daerah. Dukungan itu dinilai penting karena Nunukan berbatasan langsung dengan Malaysia dan menjadi salah satu pintu masuk utama di Kalimantan Utara.
Tiga Bulan Jabatan Agus Wijayanto, Belum Sempat Kunjungi Semua Polres
Dalam sambutannya, Irjen Pol. Agus Wijayanto menyebut masa jabatannya sebagai Kapolda Kaltara berlangsung sekitar tiga bulan. Meski singkat, ia menilai periode tersebut bermakna dan penuh kehangatan bersama jajaran Forkopimda serta masyarakat Kaltara.
Agus menyampaikan permohonan maaf karena belum sempat mengunjungi seluruh polres jajaran secara langsung akibat keterbatasan waktu pengabdian. Kendati demikian, ia menegaskan silaturahmi secara batin tetap terjalin erat dengan seluruh jajaran dan masyarakat.
Andi Syahriful Taufik Minta Dukungan Penuh Forkopimda
Sebagai Kapolda yang baru, Brigjen Pol. Andi Syahriful Taufik menekankan pentingnya sinergi dan dukungan penuh dari unsur Forkopimda. Ia menyebut Gubernur, DPRD, Wakapolda, Danrem, Kabinda, Danlantamal, Danlanud, Kajati, dan Kepala BNNP sebagai pihak yang diharapkan bersinergi.
Dukungan serupa ia harapkan datang dari para bupati dan wali kota, Kapolres se-Kaltara, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh jajaran. Menurutnya, kerja sama itu menjadi syarat agar tugas kepolisian di Kalimantan Utara berjalan maksimal.
Andi juga mengapresiasi dedikasi dan prestasi yang ditorehkan Agus Wijayanto selama tiga bulan menjabat. Ia menilai masa jabatan yang singkat itu tetap memberi dampak besar bagi Polda Kaltara dan masyarakat.
Ditutup dengan Lagu "Kemesraan"
Suasana kekeluargaan terasa di penghujung acara. Bupati Nunukan bersama para bupati, wali kota, serta Kapolresta/Kapolres se-Kalimantan Utara naik ke panggung menyanyikan lagu "Kemesraan" bersama-sama.
Momen tersebut menjadi simbol kuatnya tali silaturahmi, keharmonisan, dan soliditas antara Pemerintah Daerah dan Kepolisian Daerah Kalimantan Utara. Keduanya diharapkan terus mengawal keamanan serta kemajuan masyarakat di bumi Benuanta.