Pencarian

Gubernur Kaltara Peringatkan Mangrove Jangan Jadi Seremoni, 326.396 Hektare Ekosistem Pesisir Jadi Taruhan

Rabu, 14 Oktober 2026 • 08:31:31 WIB
Gubernur Kaltara Peringatkan Mangrove Jangan Jadi Seremoni, 326.396 Hektare Ekosistem Pesisir Jadi Taruhan
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang menghadiri peringatan 20 tahun penanaman mangrove di kawasan Konservasi Mangrove, Kota Tarakan, Selasa (13/10).

TARAKAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove. Komitmen itu disampaikan Gubernur Zainal A. Paliwang saat menghadiri peringatan 20 tahun penanaman mangrove di kawasan Konservasi Mangrove, Kota Tarakan, Selasa (13/10).

Zainal mengapresiasi panitia, pegiat lingkungan, dunia usaha, hingga mitra internasional yang berkontribusi menjaga mangrove Kaltara selama dua dekade. Menurutnya, kolaborasi semacam ini yang membuat kawasan pesisir tetap terjaga.

Mangrove Kaltara Capai 326.396 Hektare di Empat Wilayah

Data yang dipaparkan dalam kegiatan itu menyebut luas ekosistem mangrove Kaltara, baik di area penggunaan lain maupun kawasan hutan, mencapai 326.396,37 hektare. Kawasan ini tersebar di pesisir Kabupaten Bulungan, Kota Tarakan, Kabupaten Nunukan, dan Kabupaten Tana Tidung.

Zainal menyebut mangrove berperan menahan abrasi dan badai di kawasan pesisir. Ekosistem ini juga menyerap karbon, menjaga kualitas air, dan menjadi habitat flora maupun fauna. Bagi warga pesisir, mangrove jadi sumber penghidupan.

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi selama 20 tahun dalam menjaga mangrove. Kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan," kata Zainal.

Rehabilitasi Pesisir Kritis dan Partisipasi Warga Jadi Fokus

Gubernur menilai peringatan dua dekade penanaman mangrove perlu jadi bahan evaluasi upaya pelestarian. Langkah ke depan mencakup rehabilitasi kawasan pesisir yang kritis dan peningkatan partisipasi masyarakat.

Ia juga mendorong penguatan tata kelola mangrove lewat kerja sama pemerintah, dunia usaha, mitra internasional, pegiat lingkungan, dan masyarakat lokal. Mangrove perlu dikelola berkelanjutan agar memberi manfaat ekonomi tanpa merusak lingkungan.

Ekowisata berbasis pemberdayaan masyarakat dan pengolahan produk mangrove disebut sebagai upaya yang bisa dikembangkan. Keduanya dinilai memberi nilai tambah bagi warga pesisir.

"Pemprov Kaltara akan terus mendukung pelestarian mangrove. Kita ingin ekosistem ini tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat," tegasnya.

Apresiasi untuk PT MMA dan Mitra Jepang-Taiwan

Secara khusus, Zainal menyampaikan terima kasih kepada PT Mustika Minanusa Aurora (MMA) beserta mitra dari Jepang dan Taiwan. Kontribusi waktu, tenaga, dan investasi mereka dinilai penting bagi pelestarian mangrove selama 20 tahun terakhir.

Ia berharap kerja sama tersebut berlanjut agar mangrove Kaltara tetap lestari. Manfaat ekologis dan ekonomi diharapkan bisa dirasakan generasi mendatang.

"Saya percaya, jika kita tulus menjaga lingkungan, alam juga akan memberikan manfaat bagi kita. Mari bersama-sama menjaga mangrove Kaltara agar tetap lestari untuk generasi berikutnya," ujarnya.

Penandatanganan Prasasti hingga Penanaman Bibit Bersama

Rangkaian peringatan 20 tahun penanaman mangrove ditutup dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, dan penanaman bibit mangrove bersama. Kegiatan itu jadi penanda komitmen menjaga kawasan pesisir.

Turut hadir Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Perairan Puji Iswaria, Kapokja Tata Kelola Ekosistem Mangrove Sandi Prasetyo, dan Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is. Hadir pula perwakilan PT MMA Taiwan Han Chia Yau, mitra PT MMA dari Jepang Kenya Okushi, Direktur Eksekutif APINDO Rudolf Saut, Direktur Utama PT MMA Fieyono Hiu, serta Ketua DPP APINDO Kaltara Peter Setiawan.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: berandankrinews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks