TARAKAN — Kepala KPwBI Kaltara Agus Taufik menyebut donor darah menjadi agenda tahunan kantornya, dengan peserta dari kalangan internal maupun eksternal. Sekitar 150 orang diperkirakan ikut serta dalam kegiatan yang berlangsung di Tarakan.
Pelaksanaan donor darah menggandeng Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Jusuf SK Tarakan. Tidak semua peserta yang mendaftar bisa menyumbang darah karena harus lolos pemeriksaan medis.
Tekanan Darah hingga Kondisi Kesehatan Saring Pendonor
Agus menyatakan penyaringan itu bagian dari prosedur standar sebelum pengambilan darah. Kondisi tekanan darah menjadi salah satu alasan peserta gugur pada tahap pemeriksaan.
"Biasanya ada beberapa persyaratan yang tidak terpenuhi karena alasan kesehatan, berkaitan dengan tekanan darah dan sebagainya. Mudah-mudahan hari ini bisa mencapai 100 kantong darah," kata Agus saat ditemui awak media.
Target 100 kantong dipasang meski jumlah pendaftar lebih besar. Selisih antara peserta dan kantong darah yang terkumpul bergantung pada hasil skrining kesehatan hari itu.
Wartawan hingga Perbankan Jadi Peserta
Agus menuturkan peserta donor darah mencakup pegawai BI, insan pers, perbankan, hingga kelompok masyarakat yang selama ini menjadi mitra kantornya. Keterlibatan wartawan disebut sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan dengan media.
"Ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Utara, dengan peserta dari internal maupun eksternal, termasuk teman-teman wartawan, perbankan, serta masyarakat dan kelompok lain yang selama ini menjadi mitra kami," ujarnya.
BI Kaltara juga menyampaikan terima kasih kepada rekan media yang meluangkan waktu mengikuti kegiatan tersebut.
Donor Darah Tahap Kedua, Sebelumnya Digelar di Tanjung Selor
Aksi sosial di Tarakan merupakan pelaksanaan tahap kedua BI Kaltara pada 2026. Kegiatan serupa sebelumnya berlangsung di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, bertepatan dengan penyelenggaraan Karya Kreatif Benuanta.
Menurut Agus, kebutuhan darah untuk pasien rumah sakit kadang muncul mendadak dan harus segera dipenuhi. PMI maupun rumah sakit kerap membutuhkan tambahan stok dalam waktu singkat.
"Dari PMI atau rumah sakit terkadang ada kebutuhan darah untuk pasien yang perlu segera dipenuhi. Mudah-mudahan kegiatan hari ini dapat berkontribusi menambah cadangan darah," ungkapnya.
BI Kaltara berharap semangat berbagi tumbuh di tengah masyarakat. Sinergi antara lembaga, insan pers, dunia perbankan, dan warga diharapkan menguat untuk mendukung kegiatan kemanusiaan di Kalimantan Utara.