NUNUKAN — Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang menghadiri Sidang Terbuka Wisuda Ke-IV Politeknik Negeri Nunukan Tahun 2026. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan orasi ilmiah di hadapan para wisudawan dan tamu undangan yang hadir di kampus tersebut.
Agenda wisuda ini menjadi momen penting bagi Politeknik Negeri Nunukan yang kembali melepas lulusannya pada tahun akademik 2026. Kehadiran kepala daerah di prosesi wisuda kampus vokasi di perbatasan menegaskan posisi pendidikan tinggi sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia di Kaltara.
Orasi Ilmiah Gubernur di Hadapan Wisudawan
Zainal A Paliwang menyampaikan orasi ilmiah dalam sidang terbuka tersebut. Orasi ini menjadi bagian dari rangkaian prosesi wisuda ke-IV yang digelar kampus setempat.
Penyampaian orasi oleh kepala daerah pada wisuda kampus vokasi biasanya menyoroti peran lulusan dalam mengisi kebutuhan tenaga kerja terampil di daerah. Kaltara sendiri terus mendorong penguatan pendidikan vokasi seiring pertumbuhan sektor industri dan kawasan perbatasan.
Politeknik Negeri Nunukan dan Pendidikan Vokasi di Perbatasan
Politeknik Negeri Nunukan merupakan perguruan tinggi vokasi yang berlokasi di Kabupaten Nunukan, wilayah paling utara Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Kampus ini menjadi salah satu pilar pendidikan tinggi di kawasan perbatasan.
Wisuda ke-IV tahun 2026 menandai keberlanjutan proses pendidikan di institusi tersebut. Lulusan politeknik diharapkan mengisi kebutuhan tenaga kerja terampil, baik di sektor industri, jasa, maupun pemerintahan di wilayah Kaltara.
Dukungan Pemprov Kaltara untuk Kampus Daerah
Kehadiran Gubernur Zainal A Paliwang dalam prosesi wisuda menjadi sinyal dukungan pemerintah provinsi terhadap pengembangan kampus-kampus daerah. Pendidikan vokasi dinilai relevan dengan kebutuhan pembangunan di provinsi yang relatif muda ini.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memiliki kepentingan langsung pada penyediaan sumber daya manusia yang siap kerja. Kampus vokasi seperti Politeknik Negeri Nunukan berperan menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja lokal.
Prosesi wisuda ke-IV ini menjadi penanda berlanjutnya peran kampus dalam mencetak lulusan di wilayah perbatasan. Arah pengembangan pendidikan vokasi di Kaltara akan bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, kampus, dan dunia industri.