TANJUNG SELOR — Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H, M.Hum, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Porwada II yang akan berlangsung pada 2–6 Juli 2026. Kepastian itu disampaikan saat menerima jajaran panitia pelaksana di ruang kerjanya, Rabu (13/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, gubernur meminta seluruh persiapan dilakukan secara maksimal. Ia menilai Porwada bukan sekadar agenda kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan antarinsan pers dari lima kabupaten dan kota di Kaltara.
Agenda Sarasehan hingga Delapan Cabang Olahraga
Selain pertandingan olahraga, panitia juga menyiapkan agenda sarasehan yang mempertemukan kepala daerah dengan wartawan dari berbagai wilayah di Kaltara. Gubernur Zainal menyatakan bahwa kegiatan itu dapat menjadi wadah memperkuat solidaritas wartawan sekaligus membuka ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan media.
Ketua SIWO PWI Kaltara sekaligus Ketua Panitia Besar Porwada II, Eliazar Simon, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti arahan gubernur. Ia menyebut proses persiapan sudah mulai berjalan sejak awal Mei, baik di tingkat panitia besar maupun panitia daerah.
Porwada II Kaltara mempertandingkan delapan cabang olahraga. Di antaranya futsal, biliar, catur, tenis meja, bulutangkis, e-sport, domino, serta lomba kategori jurnalistik.
Persiapan Panitia dan Dukungan Pemkab Nunukan
Sebelumnya, panitia Porwada telah melakukan audiensi dengan Bupati Bulungan Syarwani guna membahas dukungan terhadap kontingen wartawan Bulungan. Panitia juga menyebut Pemerintah Kabupaten Nunukan siap mendukung penuh pelaksanaan Porwada sebagai tuan rumah.
Eliazar menambahkan bahwa sejumlah komunikasi juga dilakukan dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memastikan kesiapan masing-masing kontingen. Ia memastikan koordinasi teknis akan diperkuat menjelang pelaksanaan kegiatan.
Dukungan Pemprov untuk Ajang Tiga Tahunan
Gubernur Zainal menegaskan bahwa Pemprov Kaltara mendukung penuh penyelenggaraan agenda tiga tahunan tersebut. Ia berharap Porwada II di Nunukan dapat berjalan lancar dan menjadi momentum mempererat hubungan antara insan pers dan pemerintah daerah di Kalimantan Utara.