KALIMANTAN UTARA — PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membangun batching plant berkapasitas 88.704 meter kubik per tahun di Magelang, Jawa Tengah, untuk memasok beton readymix proyek Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3. Fasilitas itu dibangun agar produksi dan pengiriman beton berjalan lebih efisien selama pengerjaan proyek yang digarap PP-Waskita-Wika KSO.
Fasilitas tersebut diposisikan dekat dengan area proyek. Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, menyebut jarak itu menjadi salah satu keunggulan utama dalam menjaga kelancaran pasokan beton. Pekerjaan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 3 sendiri dijalankan oleh PP-Waskita-Wika KSO, konsorsium yang melibatkan WSBP sebagai pemasok material beton.
Kapasitas dan Mutu Beton
Batching plant WSBP Magelang mampu memproduksi hingga 88.704 meter kubik beton per tahun. Kapasitas sebesar itu disiapkan untuk menopang kebutuhan beton readymix secara berkelanjutan sepanjang masa konstruksi.
Selain volume, fasilitas ini dirancang memproduksi beton dengan mutu yang disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi teknis proyek. Penyesuaian mutu menjadi penting karena tiap segmen jalan tol punya tuntutan kekuatan dan daya tahan yang berbeda.
Hemat Waktu Kirim, Kualitas Tetap Dijaga
Menurut Fandy, kedekatan lokasi memangkas waktu tempuh pengiriman beton dari plant ke titik pengecoran. Beton readymix memang sensitif terhadap waktu, sehingga jarak yang pendek membantu menjaga kualitas material saat tiba di lokasi.
"Dengan lokasi batching plant yang relatif dekat dengan proyek, proses produksi dan pengiriman beton readymix dapat dilakukan secara lebih efisien. Dengan demikian, kebutuhan beton proyek dapat terpenuhi dengan baik, dengan tetap mengutamakan kualitas sesuai spesifikasi yang ditetapkan," ujar Fandy dalam keterangan resmi, Selasa (27/10/2026).
Abu Terbang sebagai Substitusi Semen
WSBP juga menyisipkan pertimbangan lingkungan dalam proses produksinya. Perusahaan memanfaatkan fly ash atau abu terbang sebagai bahan substitusi sebagian semen dalam campuran beton.
Langkah itu memberi dua manfaat sekaligus: menekan pemakaian semen dan mengurangi limbah residu pembakaran batu bara yang selama ini menumpuk. Bagi industri beton, pemanfaatan fly ash bukan hal baru, tetapi penerapannya di tiap plant tetap menuntut pengujian agar mutu beton tidak turun.
Bagi WSBP, kehadiran plant di Magelang memperkuat posisinya sebagai pemasok beton di proyek infrastruktur Jawa Tengah dan sekitarnya. Tol Yogyakarta-Bawen merupakan salah satu proyek strategis yang menghubungkan kawasan wisata dan jalur logistik di selatan Jawa, sehingga kebutuhan betonnya cukup besar dan berlangsung bertahap. Kapasitas 88.704 meter kubik per tahun memberi ruang bagi WSBP untuk melayani kebutuhan tersebut tanpa bergantung pada pasokan dari plant lain.