Pencarian

PMI Kaltara Terima 50 Ribu Masker dan Rp 31,25 Juta untuk Hadapi El Nino Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 • 13:31:31 WIB
PMI Kaltara Terima 50 Ribu Masker dan Rp 31,25 Juta untuk Hadapi El Nino Oktober 2026
Ketua PMI Kaltara H. Risdianto menyampaikan bantuan tahap kedua untuk kesiapsiagaan menghadapi karhutla dan kekeringan.

TANJUNG SELOR — Ketua PMI Kaltara H. Risdianto menyampaikan bantuan tahap kedua itu akan disalurkan melalui jajaran PMI daerah sesuai peruntukannya. Menurut Risdianto, dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat kesiapsiagaan kabupaten/kota menghadapi karhutla dan kekeringan.

Rincian Sebaran 50.000 Masker di Enam Kabupaten/Kota

PMI Kaltara mendapat 8.000 masker, PMI Kabupaten Bulungan 10.000 masker, dan PMI Kota Tarakan 10.000 masker. Alokasi serupa diberikan ke PMI Kabupaten Nunukan sebanyak 10.000 masker, PMI Kabupaten Malinau 8.000 masker, dan PMI Kabupaten Tana Tidung 4.000 masker.

"Pembagian masker tersebut diharapkan mendukung kesiapan PMI dalam menghadapi risiko karhutla dan paparan asap," ungkap Risdianto kepada Radar Kaltara, Senin (26/10).

Masker berfungsi sebagai alat pelindung diri bagi petugas lapangan maupun warga yang terpapar asap. PMI Kaltara meminta setiap pengurus daerah mengoptimalkan pemanfaatan bantuan sesuai kebutuhan wilayah masing-masing.

Rp 31,25 Juta untuk Air Bersih 30 Hari dan Edukasi 15 Hari

Dana penanganan kekeringan sebesar Rp 31.250.000 akan dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Bulungan. Alokasi itu mencakup distribusi air bersih selama 30 hari serta edukasi masyarakat selama 15 hari.

"Edukasi kepada masyarakat akan mencakup promosi kesehatan dan sosialisasi penghematan air," kata Risdianto.

Kegiatan edukasi menyasar warga agar memahami pentingnya menjaga kesehatan dan menggunakan air secara bijak saat pasokan menipis. PMI berharap masyarakat penerima manfaat turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan risiko kekeringan.

Mengapa El Nino Jadi Perhatian PMI Kaltara

Bantuan disiapkan untuk mengantisipasi dampak El Nino yang diperkirakan muncul pada Oktober 2026. Kekeringan yang menyertainya meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan sekaligus memperbesar paparan asap ke permukiman warga.

Risdianto menegaskan seluruh PMI kabupaten/kota harus menjalankan kegiatan operasional di lapangan secara optimal. "Kami berharap seluruh PMI kabupaten/kota dapat menjalankan kegiatan operasional di lapangan secara optimal dan memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai sasaran," ujarnya.

Dukungan PMI Pusat ini melengkapi kesiapsiagaan kemanusiaan di lima kabupaten dan satu kota di Kalimantan Utara. Setiap pengurus daerah diminta memastikan bantuan masker maupun air bersih sampai ke penerima yang tepat sebelum puncak musim kering.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radartarakan.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks