Pencarian

Fleming Buka Suara soal Disiplin Inggris, Stokes, dan Gaya Kepelatihannya

Minggu, 20 September 2026 • 18:52:01 WIB
Fleming Buka Suara soal Disiplin Inggris, Stokes, dan Gaya Kepelatihannya

KALIMANTAN UTARA — Stephen Fleming akhirnya angkat bicara untuk pertama kalinya sejak resmi menjadi pelatih Test Inggris. Pelatih asal Selandia Baru itu menyoroti masalah disiplin pemain, keputusan pensiun Ben Stokes, hingga filosofi kepelatihannya yang lebih terukur dibandingkan Brendon McCullum.

Fleming diumumkan sebagai pelatih kepala Test Inggris pada 30 Juli lalu, menggantikan rekannya sesama mantan kapten Selandia Baru, Brendon McCullum. Ia belum memimpin langsung saat Inggris menang atas Pakistan baru-baru ini, dan baru bergabung penuh setelah menyelesaikan komitmen keluarga di negaranya.

Fleming Soroti Serangkaian Masalah Disiplin Pemain Inggris

Inggris belakangan terus dibayangi persoalan di luar lapangan. Harry Brook terlibat keributan dengan penjaga pintu klub malam, Ben Duckett terekam kamera dalam kondisi mabuk saat berada di Australia, sementara Stokes dan Gus Atkinson melanggar jam malam tim. Brydon Carse bahkan sempat diselidiki polisi setelah insiden di Derby.

Fleming menyebut rangkaian kejadian itu sebagai hal yang mengecewakan. Menurutnya, insiden-insiden tersebut bisa mengalihkan perhatian dari hal yang benar-benar penting bagi tim.

"Itu mengecewakan, karena saya paham apa yang sedang diperjuangkan orang-orang. Kejadian seperti ini bisa menggagalkan banyak hal dan mengalihkan perhatian dari yang benar-benar penting," ujar Fleming.

Ia menjadikan Joe Root sebagai contoh standar yang seharusnya dipegang seorang kriketer internasional. Fleming mengaku tahu masih ada pekerjaan rumah besar ketika mendengar Root secara terbuka menyatakan kekecewaannya.

"Ketika dia duduk di wawancara dan secara terbuka menyampaikan kekecewaannya, atau memakai kata 'hacked off', saya tahu masih ada yang harus dibenahi," katanya.

Soal Carse, Fleming menegaskan bowler itu tetap tersedia untuk dipilih. Namun ia mengingatkan ada standar yang harus ditegakkan, meski pemilihan pemain tetap mengutamakan performa dan jumlah wicket.

Hubungan dengan McCullum dan Warisan Bazball

Fleming dan McCullum punya ikatan panjang sebagai mantan rekan setim, sahabat, sekaligus mitra bisnis. Fleming menyebut McCullum sangat terpukul dengan berakhirnya masa jabatannya, tetapi tetap positif soal pengalaman yang ia jalani.

"Dia sangat sedih karena harus berakhir seperti itu, tapi dia sangat positif soal pengalaman dan kesempatan yang dia dapat," ujar Fleming.

Fleming mengaku menghormati apa yang sudah dibangun Stokes dan McCullum untuk tim Inggris. Menurutnya, keduanya mengubah lanskap kriket dan itu pencapaian yang sangat kuat.

Ia menilai pendekatannya berbeda dengan McCullum yang agresif. Fleming menyebut dirinya lebih terukur, dan justru kombinasi keduanya bisa menghasilkan kerja sama yang solid.

Soal kemunduran Bazball, Fleming melihat lawan-lawan sudah mengejar ketertinggalan. Kehilangan sejumlah bowler kunci seperti James Anderson, Stuart Broad, dan Chris Woakes turut memperberat tim. Ia menyebut kegagalan di Ashes sebagai hal yang paling diukur dari tim ini.

Stokes Pensiun, Fleming Hormati Keputusan

Stokes mengumumkan pensiun secara mengejutkan pada Juni lalu. Fleming yang pernah melatih Stokes di Chennai Super Kings mengaku sempat berbicara dengan sang pemain di Durham pekan ini.

"Dia baru saja menyelesaikan spell bowling yang luar biasa. Dia berada di ruang yang bagus, sangat bahagia," kata Fleming.

Fleming menegaskan menghormati penuh keputusan pensiun Stokes. Menurutnya, mempertanyakan keputusan seperti itu adalah hal yang salah.

Fleming Akui Tunggu Waktu Sebelum Bergabung

Fleming mengaku sempat menunda kedatangannya ke Inggris karena komitmen yang tidak bisa ditinggalkan. Ia menyebut keputusan itu lebih soal dirinya sebagai pribadi, bukan soal menolak pekerjaan.

Selama menonton dari jauh, Fleming mengaku langsung terhubung dengan Root dan tim begitu kepindahannya disetujui. Ia menyebut masa transisi itu juga menjadi kesempatan bagi Marcus Trescothick untuk menjalankan peran pelatih kepala sementara.

"Itu bagian dari alasan saya mencintai permainan ini, mengangkat orang, mengembangkan orang, kepemimpinan, dan mereka melakukannya dengan brilian," ujar Fleming.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bbc.co.uk

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks