TARAKAN — Workshop Blended Learning: Pengembangan Konten Digital Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun 2026 melibatkan 79 peserta dari satuan pendidikan SMK di dua kabupaten. Kabupaten Nunukan mengirim 40 guru, sementara Kabupaten Malinau menyertakan 39 peserta.
Rangkaian kegiatan mengacu pada surat Disdikbud Kaltara Nomor 400.3/181/DISDIKBUD-TIKP/KU/IX/2026 tertanggal 9 September 2026. Pelaksanaannya dibagi dua gelombang, masing-masing dimulai pukul 08.30 WITA hingga selesai.
Siapa Saja Guru yang Ikut Pelatihan di Nunukan dan Malinau
Dari Kabupaten Nunukan, 26 peserta berasal dari SMK Negeri 1 Nunukan. Dua guru masing-masing mewakili SMK Negeri 1 Sebatik Barat dan SMK Negeri 1 Tulin Onsoi, sedangkan 12 peserta lainnya dari SMKS Kesehatan Putra Borneo Nunukan.
Kabupaten Malinau mengikutsertakan 11 guru dari SMK Negeri 1 Malinau, 17 peserta dari SMK Negeri 2 Malinau, dan 11 peserta dari SMK SPP Negeri Malinau. Komposisi ini mencerminkan pelibatan guru dari berbagai satuan pendidikan di jenjang SMK.
Mengapa Konten Digital Jadi Prioritas Disdikbud Kaltara
Plt. Kepala Disdikbud Kaltara, Hasanuddin, S.Pd., M.Si., menyebut pengembangan konten digital sebagai bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran di tengah perkembangan teknologi informasi.
"Melalui workshop ini, kami berupaya meningkatkan kompetensi guru SMK dalam merancang media pembelajaran yang inovatif, interaktif, inklusif, dan aksesibel sesuai dengan kebutuhan peserta didik," ungkapnya, Rabu (16/9/2026).
Menurutnya, kemampuan guru mengembangkan media berbasis digital diharapkan mendorong proses belajar mengajar yang lebih kreatif dan sesuai perkembangan zaman.
"Guru diharapkan dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk menghasilkan konten pembelajaran yang menarik, interaktif, serta mampu mendukung kebutuhan peserta didik dengan beragam karakteristik," katanya.
Jadwal Pelaksanaan di Nunukan dan Malinau
Gelombang pertama berlangsung di SMK Negeri 1 Nunukan, Kabupaten Nunukan, pada Kamis, 17 September 2026. Gelombang kedua digelar di SMK Negeri 2 Malinau, Kabupaten Malinau, pada Selasa, 22 September 2026.
Kedua kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dan dimulai pukul 08.30 WITA. Disdikbud Kaltara menargetkan pelibatan guru dari berbagai satuan pendidikan memperluas penerapan konten digital dalam pembelajaran jenjang SMK.
"Pelibatan guru dari berbagai satuan pendidikan diharapkan dapat memperluas penerapan dan pemanfaatan konten digital dalam pembelajaran di jenjang SMK," terang Hasanuddin.
Ia menutup dengan harapan agar pelatihan ini mendorong kreativitas guru sekaligus memperkuat kemampuan mereka mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi.
"Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong kreativitas guru sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi yang inklusif dan mudah diakses," pungkasnya.