NUNUKAN — Puluhan siswa dari madrasah dan sekolah umum di Kabupaten Nunukan melaju ke Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Utara. Sebanyak 33 peserta berhasil lolos setelah mengikuti seleksi tingkat kabupaten yang diikuti 174 siswa.
Seleksi berlangsung pada 7 hingga 9 September 2026. Dari ratusan peserta itu, 33 nama dinyatakan berhak mewakili Nunukan di tingkat provinsi.
Persaingan di Tingkat Kaltara dan Peluang ke Nasional
Di tingkat Provinsi Kalimantan Utara, para siswa akan bersaing dengan peserta dari kabupaten dan kota lain. Jika berhasil lolos, mereka berpeluang melanjutkan perjuangan hingga tingkat nasional.
Kasi Pendidikan Madrasah atau Pendis Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, H. Sayid Abdullah, mengatakan pihaknya memperkuat komunikasi dengan madrasah yang siswanya berhasil lolos. Persiapan dilakukan sejak pengumuman hasil seleksi diterima.
"Setelah menerima pengumuman, kami berkomunikasi dengan madrasah untuk melakukan persiapan menuju tingkat provinsi," kata H. Sayid Abdullah, Senin (14/9/2026).
Persiapan Dimulai Sejak Pengumuman
Menurut Sayid Abdullah, komunikasi dengan pihak madrasah dilakukan agar para peserta lebih siap menghadapi persaingan di tingkat provinsi. Persiapan tidak menunggu waktu dekat pelaksanaan lomba.
Langkah ini dinilai penting karena peserta dari daerah lain di Kalimantan Utara juga menyiapkan siswa terbaiknya. Kesiapan materi dan mental menjadi kunci untuk bisa melaju ke tingkat nasional.