Pencarian

Angkut 600 Liter Bio Solar Subsidi, Polisi di Banda Aceh Amankan Dua Pria dan Satu Mobil

Kamis, 03 September 2026 • 19:44:01 WIB
Angkut 600 Liter Bio Solar Subsidi, Polisi di Banda Aceh Amankan Dua Pria dan Satu Mobil
Petugas kepolisian memeriksa drum berisi 600 liter Bio Solar yang diamankan dari sebuah mobil Kia Travello di Banda Aceh.
di Banda Aceh Amankan Dua Pria dan Satu Mobil LEAD: Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap sebuah mobil Kia Travello yang mengangkut 600 liter BBM subsidi jenis Bio Solar. Penangkapan terjadi di kawasan Meuraxa, Banda Aceh, pada Senin (31/8) malam. ISI:

KALIMANTAN UTARA — Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap sebuah mobil Kia Travello bernomor polisi BL 1786 AAH. Kendaraan minibus itu diduga kuat digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Bio Solar. Total barang bukti yang diamankan mencapai 600 liter.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, merinci isi mobil tersebut. "Petugas mengamankan sekitar 600 liter BBM subsidi yang disimpan dalam tiga drum warna biru dan dua jeriken warna putih," ujarnya di Banda Aceh, Rabu.

Penangkapan bermula dari patroli yang dilakukan personel Unit III Tipiter. Petugas bergerak menyusuri sejumlah SPBU di Banda Aceh pada Jumat, 28 Agustus 2026. Patroli digencarkan menyusul laporan kelangkaan BBM subsidi dan antrean panjang kendaraan.

Kecurigaan petugas akhirnya mengarah pada mobil Kia Travello yang melintas. Kendaraan tersebut dihentikan di kawasan Desa Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, sekitar pukul 20.30 WIB. Hasil pemeriksaan langsung menemukan tumpukan drum dan jeriken berisi solar di dalam kabin.

Selain BBM, petugas turut menyita satu unit mesin pompa. Alat tersebut diduga dipakai untuk memindahkan bahan bakar dari satu tempat ke tempat lain.

Polisi juga menangkap dua orang yang menguasai muatan tersebut. Keduanya berinisial T YUN (34) dan T YUS (32), warga Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh. Keduanya kini menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Banda Aceh.

Menurut Kompol Dizha, pengangkutan BBM subsidi ini merupakan bentuk penyalahgunaan distribusi. "Modus seperti ini memicu kelangkaan dan merugikan masyarakat," tegasnya.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: aceh.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks