Pencarian

Anggota DPRD Tarakan Asrin Saleh Ajak Tokoh Agama di Tanjung Pasir Perkuat Pencegahan LGBT Saat Maulid Nabi

Kamis, 27 Agustus 2026 • 01:01:01 WIB
Anggota DPRD Tarakan Asrin Saleh Ajak Tokoh Agama di Tanjung Pasir Perkuat Pencegahan LGBT Saat Maulid Nabi
Anggota DPRD Kota Tarakan Asrin Saleh menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturrohim, Tanjung Pasir.

TARAKAN — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturrohim, Tanjung Pasir, tidak hanya menjadi ajang silaturahmi warga lima RT, tetapi juga ruang dialog sosial. Anggota DPRD Kota Tarakan, Asrin Saleh, secara khusus menyinggung persoalan LGBT yang dinilainya marak di wilayah tersebut dan meminta peran aktif tokoh masyarakat untuk melakukan pencegahan.

Acara yang mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Pribadi yang Lebih Baik" ini berlangsung semarak dengan kehadiran warga dari RT 17, 18, 19, 20, dan 21. Ustadz Ahmad Siddiq hadir sebagai penceramah dalam peringatan tahunan yang digelar di Kelurahan Mamburungan tersebut.

Pesan Pencegahan dari Hasil Rapat Dengar Pendapat

Asrin Saleh mengungkapkan, isu LGBT yang ia sampaikan merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang sebelumnya digelar bersama sejumlah pihak. Ia menegaskan bahwa penanganan masalah ini membutuhkan kolaborasi, bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga tokoh agama yang dinilai krusial dalam membentengi lingkungan.

"Tentu dengan momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad ini, kami berpesan kepada warga masyarakat terkait apa yang menjadi keinginan dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) kemarin. Tentu itu yang kami sampaikan nanti mengenai penanganan dan pencegahan masalah LGBT yang marak di wilayah Tanjung Pasir ini," tegasnya.

Politisi dari Dapil II Tarakan Timur itu menambahkan, "Ini menjadi masukan kami terhadap tokoh masyarakat maupun tokoh agama yang nanti berkumpul. Kami sampaikan bagaimana ke depan kita segera melakukan penanganan dan pencegahan untuk masalah LGBT ini. Ini momentum yang tepat untuk disampaikan."

Antusiasme Warga dan Tradisi Bingkisan Maulid

Di luar pesan sosial tersebut, Asrin Saleh menyoroti tingginya partisipasi warga yang datang membawa bingkisan khas Maulid seperti telur hias. Menurutnya, tradisi ini merupakan wujud gotong royong dan kebudayaan yang masih terjaga erat di wilayah pesisir.

"Saya melihat antusias warga sangat luar biasa. Perayaan ini sudah menjadi tradisi kita setiap tahun, di mana warga diimbau membawa berbagai bingkisan seperti telur dan tradisi lainnya. Insya Allah melalui momentum nilai keteladanan Nabi dan kebersamaan ini, persoalan sosial di lingkungan kita bisa teratasi bersama," pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperkuat kerukunan beragama, tetapi juga menjadi wadah efektif untuk menyatukan kekompakan warga dalam menghadapi berbagai tantangan sosial ke depan.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fokusborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks