Pencarian

Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni Ajak Wartawan Jaga Kamtibmas, Buka Ruang Konfirmasi dan Kritik

Senin, 24 Agustus 2026 • 14:31:31 WIB
Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni Ajak Wartawan Jaga Kamtibmas, Buka Ruang Konfirmasi dan Kritik
Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni berbincang dengan wartawan dalam acara coffee morning di lingkungan Polres Nunukan, Senin (24/8/2026).

NUNUKANKapolres Nunukan AKBP Ruslaeni memulai kepemimpinannya dengan merangkul insan pers melalui acara coffee morning yang digelar Senin (24/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di lingkungan Polres Nunukan ini menjadi ajang pertama bagi orang nomor satu di jajaran kepolisian Kabupaten Nunukan itu untuk bertatap muka secara langsung dengan para wartawan yang bertugas di daerah perbatasan tersebut.

Komunikasi Jadi Kunci Cegah Informasi Keliru

Ruslaeni yang baru resmi menjabat menggantikan AKBP Bonifasius Rumbewas pada 31 Juli 2026 lalu menegaskan bahwa media adalah mitra strategis Polri. Ia menyebut koordinasi yang baik antara polisi dan wartawan akan mencegah beredarnya informasi yang tidak akurat di tengah masyarakat.

“Media ini merupakan mitra kami dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi harus terus kita jaga. Kalau ada informasi yang perlu dikonfirmasi, silakan komunikasi dengan kami sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar-benar akurat,” ujarnya.

Pemberitaan Berimbang untuk Jaga Kondusivitas Nunukan

Di hadapan para wartawan, Kapolres mengajak awak media untuk berperan aktif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, pemberitaan yang disusun berdasarkan data dan fakta di lapangan akan membantu publik memahami persoalan secara utuh tanpa menimbulkan kegaduhan.

“Polisi tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk rekan-rekan media. Mari kita sama-sama menjaga kondusifitas Nunukan dengan memberikan informasi yang benar, berimbang dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” ungkapnya.

Kritik dan Masukan Dijadikan Bahan Evaluasi Pelayanan

Ruslaeni tidak menutup diri terhadap masukan dari media. Ia justru mempersilakan wartawan menyampaikan kritik selama disertai fakta yang jelas. Baginya, kritik tersebut merupakan bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepolisian kepada warga Nunukan.

“Kalau ada yang perlu dikritisi, silakan sampaikan. Kami terbuka. Justru dari kritik dan masukan itu kami bisa melakukan evaluasi dan memperbaiki apa yang masih kurang dalam pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Ruang Diskusi Rutin yang Tak Hanya Saat Ada Kasus

Kapolres berharap hubungan baik dengan insan pers tidak berhenti pada momen seremonial belaka. Ia menginginkan adanya forum diskusi rutin yang bisa menjadi wadah tukar informasi, bukan hanya ketika terjadi peristiwa atau kasus yang menjadi sorotan publik.

“Saya berharap komunikasi ini tidak hanya pada saat ada kejadian. Kita bisa berdiskusi dan bertukar informasi secara rutin. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa bersama-sama memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat Nunukan,” pungkasnya.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: benuanta.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks