MALINAU — Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Agus Wijayanto menegaskan bahwa koordinasi dan komunikasi yang kuat antara TNI dan Polri menjadi syarat mutlak dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Hal ini disampaikannya saat bertatap muka dengan para prajurit yang bertugas di garis depan pengamanan negara.
Dalam kunjungan yang didampingi Kapolres Malinau AKBP Dr. M. Anton Satriadi serta sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltara tersebut, Kapolda menyebut perbatasan RI-Malaysia sebagai beranda terdepan NKRI yang membutuhkan kehadiran negara secara nyata.
Sinergi untuk Antisipasi Aktivitas Ilegal Lintas Batas
Kapolda menggarisbawahi bahwa kerja sama yang erat antar institusi tidak hanya penting untuk menjaga kedaulatan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang bermukim di wilayah perbatasan. Potensi gangguan seperti penyelundupan dan aktivitas ilegal lainnya menjadi perhatian serius dalam pengamanan wilayah.
"Perbatasan RI–Malaysia merupakan beranda terdepan NKRI. Menjaganya membutuhkan soliditas dan sinergi yang kuat. TNI–Polri harus selalu hadir bersama dan saling mendukung dalam menjaga keamanan serta kedaulatan negara," ujar Irjen Pol Agus Wijayanto.
Dukungan Logistik untuk Prajurit di Garis Depan
Di sela-sela kunjungan, Kapolda Kaltara turut menyerahkan bingkisan berupa sembako dan perlengkapan olahraga kepada personel Satgas Pamtas. Pemberian ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan moril agar para prajurit tetap prima dalam menjalankan tugas pengamanan di wilayah terdepan.
Apresiasi tinggi juga disampaikan Kapolda atas dedikasi personel Yonarmed 4/Parahyangan yang bertugas menjaga kedaulatan negara di perbatasan. Menurutnya, pengabdian tersebut merupakan wujud nyata pengorbanan bagi keutuhan bangsa.
Komitmen Menjaga Keutuhan NKRI
Melalui sinergi yang terus diperkuat, TNI-Polri berkomitmen menjaga wilayah perbatasan RI-Malaysia tetap aman dan kondusif. Kehadiran negara diharapkan senantiasa dirasakan oleh masyarakat hingga ke pelosok wilayah terdepan Indonesia.
"TNI–Polri solid, perbatasan kuat. Kita memiliki tujuan yang sama, menjaga masyarakat, menjaga wilayah dan menjaga keutuhan NKRI," tegas Kapolda.
Kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan dan memperkokoh soliditas kedua institusi dalam menghadapi dinamika keamanan di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.