KALIMANTAN UTARA — Mataram – Komisi II DPRD NTB menyoroti lambatnya laju penjualan tiket MotoGP Mandalika yang hingga kini baru terserap sekitar 40 persen. Padahal, target penonton yang dicanangkan untuk gelaran 2026 cukup ambisius, yakni 145 ribu orang.
Wakil Ketua Komisi II DPRD NTB, Megawati Lestari, menyebut langkah pemanggilan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB, Ahmad Nur Aulia, menjadi langkah konkret untuk mengurai persoalan ini.
Pemanggilan Kadispar: Buka Data, Evaluasi Inovasi Promosi
Megawati menegaskan pihaknya ingin mendengar langsung paparan progres dari pemerintah daerah. "Nanti akan dipanggil ini Kepala Dinas Pariwisata untuk membuka datanya. Nanti kita akan dengar sejauh apa persiapan dan progresnya," ujarnya kepada Suara NTB.
Ia menilai ITDC dan Dinas Pariwisata NTB belum bergerak agresif dalam menggaet pasar. Menurutnya, inovasi promosi harus diperkuat mengingat sisa waktu menuju race day masih ada sekitar satu bulan.
"ITDC dan Dinas Pariwisata harus terus berinovasi untuk ini. Harus terus berinovasi, memperkuat promosi, kemudian bekerja lebih agresif lagi ya," tegas politikus Partai Golkar Dapil VIII NTB tersebut.
Khusnuzon Sisa Waktu: Target 145 Ribu Penonton Masih Terbuka
Meski angkanya belum memuaskan, DPRD NTB memilih bersikap optimistis. Megawati menyebut masih ada ruang bagi pemerintah daerah untuk mengejar ketertinggalan di pekan-pekan terakhir.
"Nanti mungkin kalau hari ini tiket itu baru terserap sekitar 42 persen, kita masih bisa khusnuzon. Sebulan ke depan mudahan masih bisa tercapai. Nanti itu akan kita bahas juga di komisi seperti apa progressnya," jelasnya.
Dampak untuk PKL dan UMKM Lombok Tengah
Sorotan DPRD NTB tidak hanya berhenti pada angka tiket. Megawati menekankan agar perhelatan internasional ini berdampak nyata pada ekonomi masyarakat lokal, khususnya pedagang kaki lima dan pelaku UMKM di Lombok Tengah.
Pihaknya mendorong Pemerintah Provinsi NTB mengikutsertakan pedagang lokal dalam rantai ekonomi event. "Kita ingin lihat seperti apa inovasi dan kolaborasi yang mereka akan bangun," katanya.
Ia juga meminta Gubernur NTB beserta jajaran Pemprov aktif memberikan masukan strategis demi suksesnya gelaran. Meski begitu, Megawati meyakini target penonton MotoGP 2026 masih bisa tercapai jika kolaborasi semua pihak berjalan maksimal.