TARAKAN — Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Disdikbud Kaltara, Hasanuddin, menegaskan bahwa teknologi bukanlah ancaman bagi profesi guru, melainkan alat untuk memperkuat peran mereka di ruang kelas. Pernyataan ini ia sampaikan saat membuka Webinar Pendidikan Guru 5.0 Seri V yang mengusung tema Pengembangan Pembelajaran Interaktif Menggunakan Pustaka Edukasi Canva.
"Teknologi bukan untuk menggantikan, namun memperkuat peran pendidikan," ujar Hasanuddin dalam sambutannya, Jumat (19/6/2026).
Materi yang Dibekali kepada Peserta Webinar
Webinar yang difasilitasi oleh UPTD Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) ini menghadirkan narasumber dari kalangan pengembang teknologi pembelajaran dan duta teknologi. Mereka membagikan praktik baik dalam merancang media ajar digital hingga cara membuat aktivitas belajar yang lebih interaktif dan mudah dipahami siswa.
Hasanuddin menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Disdikbud Kaltara untuk memperkuat kompetensi guru di bidang teknologi. Ia menilai, pemanfaatan platform digital seperti Canva Edu dapat membantu guru menciptakan suasana belajar yang lebih menarik dan efektif.
"Guru Kaltara harus terus bergerak bersama membangun pendidikan yang berkualitas," tegasnya.
Apresiasi untuk Konsistensi UPTD TIKP
Dalam kesempatan itu, Hasanuddin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UPTD TIKP yang secara konsisten menyelenggarakan webinar hingga seri kelima. Menurutnya, konsistensi ini menjadi bukti nyata dukungan pemerintah daerah dalam memperluas akses peningkatan kompetensi guru di seluruh wilayah Kaltara.
Ia berharap, ilmu yang diperoleh para guru selama webinar dapat langsung diterapkan di sekolah masing-masing. Hasanuddin menekankan bahwa peningkatan kapasitas pendidik merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi muda Kaltara yang unggul.
"Mari bergerak bersama, berdampak bersama demi impian anak-anak Kalimantan Utara yang gemilang," tuturnya.
Target ke Depan: Pembelajaran Semakin Bermakna
Melalui webinar ini, Disdikbud Kaltara menargetkan agar para guru mampu mengembangkan metode pembelajaran yang kreatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Hasanuddin menambahkan, inovasi dalam pembelajaran menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan mutu pendidikan di provinsi tersebut.
"Berinovasilah dengan teknologi agar pembelajaran semakin bermakna bagi peserta didik," katanya.
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan pemanfaatan teknologi digital, kualitas pembelajaran di Kaltara diharapkan terus meningkat. Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi pendidikan di daerah untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas.