JAKARTA — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Yayasan Khouw Kalbe membuka pendaftaran Beasiswa SEHAT 2026 atau Sarana Edukasi untuk Harapan dan Aksi Tenaga Kesehatan. Program ini menyasar mahasiswi aktif di seluruh Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes di Indonesia, sebagai bagian dari transformasi sumber daya manusia kesehatan untuk memperkuat layanan di Daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK).
Bantuan Finansial hingga Rp 10 Juta per Semester
Penerima beasiswa jenjang diploma dan profesi mendapatkan bantuan dana pendidikan maksimal Rp 10 juta per semester. Dana ini mencakup biaya UKT, SKS, praktik, hingga uji kompetensi. Khusus mahasiswa diploma, tersedia bantuan biaya penelitian maksimal Rp 3 juta yang diberikan satu kali pada tahun akhir masa studi. Sementara itu, penerima jenjang profesi memperoleh dana penunjang kapasitas sebesar Rp 1,2 juta per semester.
Selain bantuan finansial, peserta juga mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas dan mentoring. Mereka akan masuk ke dalam ekosistem pembelajaran Yayasan Khouw Kalbe serta memperoleh jejaring nasional dan internasional. Untuk jenjang profesi, peserta berkesempatan menjadi mentor dan menginisiasi proyek sosial.
10 Program Studi yang Bisa Mendaftar
Beasiswa ini terbuka untuk mahasiswi dari sejumlah program studi, antara lain Keperawatan, Kebidanan, Gizi dan Dietetika, Farmasi, Sanitasi Lingkungan, Teknik Laboratorium Medik, Kesehatan Gigi, Promosi Kesehatan, Fisioterapi, serta Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi. Jenjang yang tersedia meliputi Diploma (D3/D4) dan Profesi.
Syarat Pendaftaran: Usia, IPK, dan Esai Tulis Tangan
Pendaftar wajib merupakan WNI perempuan dan belum menikah. Untuk jenjang diploma, usia minimal 17 tahun dan maksimal 24 tahun, sedangkan jenjang profesi maksimal 27 tahun. Peserta harus berstatus mahasiswi aktif Poltekkes Kemenkes dengan ketentuan semester tertentu: D3/D4 di semester 1, D4 lanjutan di semester 3, dan profesi di semester 1.
Persyaratan akademik meliputi nilai rapor SLTA minimal 80 per semester bagi pendaftar diploma semester 1. Pendaftar D4 semester 3 wajib memiliki IPK minimal 3,30, sementara jenjang profesi minimal 3,75. Selain itu, peserta harus aktif dalam organisasi atau kemasyarakatan, tidak sedang menerima beasiswa lain dengan komponen serupa, dan bersedia menjadi YKK Ambassador.
Setiap pendaftar diwajibkan membuat esai refleksi diri tulisan tangan sebanyak 250–450 kata. Khusus jenjang profesi, peserta harus mengunggah video berdurasi 60 detik di Instagram atau TikTok mengenai alasan pengabdian di wilayah DTPK.
Jadwal Seleksi: Pendaftaran hingga Pengumuman Akhir
Pendaftaran dibuka pada 8–30 Juni 2026. Seleksi administrasi berlangsung 1–27 Juli 2026, dengan pengumuman administrasi pada 28 Juli 2026. Tahap selanjutnya adalah tes penulisan esai online pada 1 Agustus 2026, dilanjutkan tes wawancara online pada 21 Agustus–14 September 2026. Pengumuman akhir akan disampaikan pada 16 September 2026, disusul registrasi ulang dan orientasi pada September–Oktober 2026.
Cara Daftar dan Dokumen yang Diperlukan
Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi SIBK Kemenkes. Calon peserta harus mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah dokumen persyaratan, termasuk KTP, Kartu Keluarga, pas foto 4x6, rapor kelas 10–12, KHS semester 1 (untuk D4 semester 3), ijazah dan transkrip nilai (untuk jenjang profesi), surat keterangan mahasiswa aktif, surat rekomendasi, serta hasil scan esai tulisan tangan.
Informasi lengkap mengenai Beasiswa SEHAT 2026 juga dapat diperoleh melalui sosialisasi online yang akan dilaksanakan pada 2–5 Juni 2026 dan panduan resmi yang tersedia di situs Kemenkes.