Tarakan — Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei, Hasan Basri menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Kalimantan Utara melalui penyaluran beasiswa KIP Kuliah.
Program Beasiswa untuk Enam Kampus di Kaltara
Beasiswa aspirasi yang disalurkan Hasan Basri menjangkau mahasiswa dari Universitas Borneo Tarakan (UBT), STIMIK PPKIA Tarakan, STIE Bulungan Tarakan, Politeknik Kaltara, Politeknik Bisnis Kaltara, dan Politeknik Negeri Nunukan. Para penerima memperoleh bantuan Rp 800.000 hingga Rp 1.400.000 per bulan yang akan ditanggung selama 8 semester.
Program ini bukan inisiatif baru. Sejak menjabat di DPD RI periode 2019–2024, Hasan Basri secara rutin mengawal perjuangan kuota beasiswa agar anak-anak di pelosok Kaltara memiliki akses pendidikan tinggi yang setara.
Investasi Pendidikan sebagai Masa Depan Daerah
Hasan Basri menekankan bahwa investasi terbaik untuk masa depan Kalimantan Utara adalah melalui sektor pendidikan. "Bertepatan dengan Hardiknas, kami ingin memastikan tidak ada anak Kaltara yang putus kuliah karena kendala biaya. Ini adalah bentuk pengabdian berkelanjutan kami untuk daerah," ujarnya.
Manfaat langsung dari program ini dirasakan mahasiswa yang tersebar di lima kabupaten dan kota di Kaltara. Sania, mahasiswa Universitas Borneo Tarakan asal Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, menuturkan kesyukunannya. "Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Hasan Basri yang terus memperjuangkan KIP Kuliah untuk anak-anak di Kaltara. Dengan beasiswa ini, saya bisa tetap kuliah dan beban orang tua dalam membiayai pendidikan saya menjadi jauh lebih ringan."
Testimoni Mahasiswa dari Berbagai Daerah
Kono Ramansyah, mahasiswa STIE Bulungan Tarakan asal Kabupaten Malinau, juga mengekspresikan rasa syukurnya. "Terima kasih banyak Bapak Hasan Basri atas perjuangannya menghadirkan beasiswa KIP untuk kami anak Kaltara. Bantuan ini sangat berarti bagi masa depan kami."
Target Peningkatan Partisipasi Pendidikan Tinggi
Dengan adanya beasiswa KIP Aspirasi Hasan Basri, diharapkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Kalimantan Utara terus meningkat. Inisiatif ini sejalan dengan semangat Hari Pendidikan Nasional untuk mewujudkan Indonesia yang cerdas dan berdaya saing melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan di daerah-daerah terpencil.