Pencarian

Gubernur Kaltara Zainal Paliwang Telusuri Goa Berlapis di Bulungan, Temukan Batu Berbunyi yang Langka

Minggu, 31 Mei 2026 • 21:05:37 WIB
Gubernur Kaltara Zainal Paliwang Telusuri Goa Berlapis di Bulungan, Temukan Batu Berbunyi yang Langka
Gubernur Zainal Paliwang menjajal batu berbunyi langka di Goa Berlapis, Kabupaten Bulungan.

TANJUNG SELOR — Perjalanan ke Goa Berlapis tidak mudah. Jalur hutan yang masih alami dengan medan menurun, akar pohon melintang, dan batuan licin akibat hujan menjadi tantangan tersendiri. Namun semua terbayar ketika rombongan pemprov memasuki lorong-lorong batu gelap yang dihiasi ornamen alam hasil proses ribuan tahun.

Batu Berbunyi yang Langka Ditemukan di Dalam Goa

Di dalam goa, rombongan menemukan fenomena menarik: batu yang dapat menghasilkan suara layaknya alat musik ketika diketuk pada bagian tertentu. Gubernur Zainal ikut mencoba dan mengaku kagum dengan suara yang dihasilkan.

“Yang menarik di sini ada batu berbunyi. Kita sudah mencobanya dan suaranya cukup bagus,” kata Zainal.

Temuan itu dinilai memiliki nilai wisata tinggi dan jarang ditemukan di tempat lain. Menurut gubernur, keindahan alam bawah tanah yang masih terjaga menjadi modal utama untuk menarik wisatawan, khususnya pecinta wisata minat khusus.

22 Goa Terhubung di Satu Kawasan Karst

Goa Berlapis merupakan bagian dari sekitar 22 goa yang saling terhubung dalam satu kawasan karst Gunung Seriang. Kondisi geologi ini membuat wilayah tersebut memiliki nilai edukasi dan pariwisata yang potensial untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Pemerintah provinsi berkomitmen menyiapkan berbagai kebutuhan pendukung agar kawasan itu bisa berkembang menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman. “Insyaallah ke depan gua ini akan kita jadikan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bulungan. Karena itu kami ingin melihat langsung apa yang perlu dipersiapkan,” ujar gubernur.

Pesan Gubernur: Jangan Merusak Dinding Goa

Meski optimistis, Zainal menegaskan pengembangan harus dibarengi komitmen menjaga kelestarian lingkungan. Ia mengingatkan setiap pengunjung untuk tidak merusak bagian-bagian goa yang menjadi kekayaan alam tak ternilai.

“Kita harap masyarakat yang datang ke sini jangan merusak, jangan mencoret-coret dinding, dan jangan mengotori tempat ini,” pesannya.

Goa Berlapis kini masih tersembunyi di balik rimbunnya hutan Gunung Seriang. Namun dengan segala keunikan yang dimiliki, kawasan ini menyimpan peluang besar menjadi ikon wisata alam Kalimantan Utara yang mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru negeri.

Bagikan
Sumber: swaraborneo.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks