Pencarian

Bulungan Anggarkan Rp 6 Miliar Aspal Jalan Tanjung Palas Barat

Rabu, 06 Mei 2026 • 12:52:16 WIB
Bulungan Anggarkan Rp 6 Miliar Aspal Jalan Tanjung Palas Barat
Pemkab Bulungan alokasikan Rp 6 miliar untuk pengaspalan jalan Tanjung Selor menuju Tanjung Palas Barat sepanjang dua kilometer.

Pemkab Bulungan mengalokasikan anggaran Rp 6 miliar untuk peningkatan jalan Tanjung Selor menuju Tanjung Palas Barat pada 2026. Proyek infrastruktur ini difokuskan pada pengaspalan jalan sepanjang dua kilometer guna memperlancar konektivitas antar-kecamatan. Langkah tersebut diharapkan mampu memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah hulu.

Pemerintah Kabupaten Bulungan merancang pengaspalan jalan poros Tanjung Selor hingga Kecamatan Tanjung Palas Barat dengan estimasi biaya Rp 6 miliar. Proyek yang diusulkan masuk dalam skema anggaran tahun 2026 ini bertujuan memperkuat konektivitas menuju wilayah hulu, termasuk akses ke Kecamatan Peso.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bulungan, Adriani, mengungkapkan rencana tersebut saat ini sudah masuk dalam daftar usulan pembangunan. Fokus utama pengerjaan menyasar pada peningkatan kualitas jalan secara permanen, bukan sekadar perbaikan ringan atau pemeliharaan rutin.

Berapa Panjang Jalan yang Akan Diaspal?

Dengan ketersediaan dana sekitar Rp 6 miliar, pemerintah daerah memproyeksikan pengerjaan jalan tersebut bisa menjangkau jarak dua kilometer. Adriani menyebut pengaspalan ini akan diteruskan hingga ke wilayah Bukit Ilanun untuk memastikan akses kendaraan lebih stabil dan aman bagi warga desa.

“Kalau anggaran Rp 6 miliar, panjang jalan yang dikerjakan mungkin sekitar 2 kiloan, kalau tidak salah,” ujar Adriani baru-baru ini.

Prioritas Penanganan Longsor di Sungai Urang

Selain pengaspalan reguler, Pemkab Bulungan memberikan perhatian khusus pada titik rawan di sekitar Sungai Urang. Wilayah ini kerap mengalami longsor yang mengancam keselamatan pengguna jalan, sehingga memerlukan penanganan teknis yang lebih kompleks dan biaya yang tidak sedikit.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah menyiapkan pos anggaran terpisah yang nilainya lebih besar dari peningkatan jalan biasa. Alokasi dana khusus penanganan longsor di titik Sungai Urang dipatok di angka Rp 8 miliar guna menjamin keamanan akses jangka panjang.

“Penanganan jalan longsor di Sungai Urang itu dialokasikan sekitar Rp 8 miliar,” kata Adriani menjelaskan detail teknis di lapangan.

Pemerataan Infrastruktur ke Wilayah Pesisir

Pembangunan infrastruktur di Bulungan dipastikan tidak hanya terkonsentrasi di jalur utama menuju hulu. Dinas PUPR Bulungan juga mengusulkan perbaikan di wilayah pesisir, khususnya di Kecamatan Bunyu yang menjadi salah satu titik prioritas pembangunan tahun ini.

Sejumlah kecamatan lain seperti Tanjung Palas Utara dan Sekatak juga masuk dalam daftar usulan peningkatan jalan. Sementara itu, di kawasan perkotaan, program pembangunan akan difokuskan pada pembenahan sejumlah ruas jalan lingkungan di wilayah Tanjung Selor.

Upaya ini diambil untuk memastikan distribusi pembangunan merata hingga ke pelosok. Melalui peningkatan aksesibilitas, mobilitas logistik dan hasil bumi dari berbagai kecamatan di Bulungan diharapkan bisa lebih efisien serta mampu menekan biaya transportasi masyarakat setempat.

Bagikan
Sumber: jelajahdaerah.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks