TARAKAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) resmi mengoperasikan Pasar Ikan Higienis di Pelabuhan Perikanan Tengkayu II, Kota Tarakan, Minggu (3/5/2026). Kehadiran fasilitas ini bertujuan menyediakan pusat niaga hasil laut yang lebih bersih dan representatif bagi warga Bumi Paguntaka.
Operasional perdana pasar disambut antusiasme tinggi. Warga terpantau mulai memadati area pasar sejak pukul 06.00 Wita untuk berburu hasil tangkapan segar. Sebanyak 24 lapak yang tersedia di dalam gedung pasar tersebut kini telah terisi penuh oleh para pedagang lokal.
Lapak Pedagang Terisi Penuh di Lokasi Strategis
Pembangunan pasar ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat ekonomi sektor kelautan. Lokasi yang berada di kawasan pelabuhan membuat distribusi ikan dari nelayan ke pedagang menjadi lebih singkat dan efisien.
Ilias, salah satu pedagang di Pasar Ikan Higienis Tengkayu II, mengaku puas dengan fasilitas baru tersebut. Menurutnya, lokasi pasar sangat strategis sehingga langsung menarik minat pembeli pada hari pertama pembukaan.
"Alhamdulillah ramai. Tempatnya strategis betul," ujar Ilias di sela aktivitas berdagangnya.
Meski merasa terbantu, Ilias memberikan catatan kepada pemerintah terkait kelengkapan fasilitas penunjang. Ia berharap adanya penambahan peti penyimpanan ikan untuk mendukung kelancaran aktivitas mereka. Saat ini, para pedagang masih diberikan keringanan berupa pembebasan biaya retribusi atau sewa tempat.
Harga Ikan Kompetitif Jadi Daya Tarik Warga
Keunggulan lain yang ditawarkan pasar ini adalah harga yang lebih terjangkau dibandingkan pasar tradisional lainnya di Tarakan. Hal ini menjadi magnet tersendiri bagi konsumen yang mencari efisiensi pengeluaran rumah tangga.
Dian, warga asal Pasir Putih, menyebutkan bahwa tingkat kesegaran ikan di pasar ini sangat terjaga. Ia sengaja datang lebih awal untuk memastikan mendapatkan pilihan ikan terbaik dengan harga yang lebih miring.
"Harganya terjangkau, lebih murah dari pasar yang lain," tutur Dian.
Namun, Dian memberikan masukan agar variasi jenis hasil laut dapat ditingkatkan. Pada hari pertama operasional, beberapa jenis ikan tertentu yang dicari warga memang belum tersedia sepenuhnya di lapak-lapak pedagang.
"Ya semoga ke depannya bisa bertahan, bisa harganya lebih murah, terus ikannya lebih lengkap lagi, harapannya," tambah Dian.
Target Pusat Perdagangan Hasil Laut Modern
Pemerintah menargetkan pasar ini menjadi pusat perdagangan hasil laut yang nyaman sekaligus menjadi ruang ekonomi produktif bagi masyarakat lokal. Operasional pasar direncanakan berlangsung setiap hari guna melayani kebutuhan protein masyarakat Tarakan secara berkelanjutan.
Dinas Kelautan dan Perikanan akan terus memantau perkembangan operasional untuk mengevaluasi kebutuhan tambahan fasilitas. Peningkatan layanan dan kelengkapan infrastruktur diharapkan mampu menjaga ekosistem niaga di Tengkayu II tetap stabil dan menguntungkan bagi pedagang maupun konsumen.