Parkir Liar di Jalan Utama Tarakan Masih Dikaji, Dishub Tunggu Regulasi Penindakan Jam Kerja

Penulis: Galih Prayoga  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:55 WIB
Dishub Tarakan masih mengkaji regulasi penindakan parkir liar di jalan utama kota.

TARAKAN — Persoalan parkir sembarangan di badan jalan di pusat Kota Tarakan belum menemukan titik terang. Dishub setempat mengaku masih berada di tahap kajian untuk merumuskan aturan penindakan, khususnya bagi kendaraan yang parkir di luar area yang ditentukan saat jam kerja berlangsung.

Kepala Dishub Tarakan menyebut peningkatan jumlah kendaraan menjadi faktor utama yang memperparah kondisi lalu lintas. “Kami tidak bisa serta-merta melakukan penindakan tanpa dasar hukum yang jelas, apalagi di jam sibuk,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Selasa.

Kajian Difokuskan pada Ruas Jalan Prioritas

Pihak Dishub memprioritaskan ruas jalan yang selama ini menjadi titik kemacetan akibat parkir liar. Beberapa di antaranya adalah jalan di sekitar pusat perbelanjaan dan perkantoran yang padat aktivitas pada pagi hingga sore hari.

Dalam kajian ini, Dishub juga mempertimbangkan faktor sosial ekonomi. Banyak pemilik kendaraan yang merupakan pekerja atau pengunjung yang kesulitan mencari lahan parkir resmi karena terbatasnya kapasitas.

Belum Ada Target Waktu Penerapan Aturan

Hingga saat ini, Dishub belum menetapkan target kapan regulasi penindakan parkir liar akan berlaku. “Kami ingin aturan yang dihasilkan nanti bisa diterima semua pihak, bukan malah menimbulkan masalah baru,” tambah Kepala Dishub.

Alternatif solusi yang turut dibahas dalam kajian adalah penambahan titik parkir resmi dan optimalisasi lahan kosong milik pemerintah daerah. Namun, semua masih dalam tahap wacana.

Fakta Singkat Parkir Liar di Tarakan

  • Parkir liar terjadi di sejumlah ruas jalan utama, terutama di pusat kota.
  • Volume kendaraan di Tarakan terus meningkat, memperburuk kondisi lalu lintas.
  • Dishub masih mengkaji mekanisme penindakan pada jam kerja.
  • Penambahan titik parkir resmi menjadi salah satu opsi solusi yang dibahas.

Warga berharap ada tindakan nyata dari pemkot untuk mengurai kemacetan yang kian parah. Sebagian pengguna jalan menilai, tanpa penindakan tegas, parkir liar akan terus terjadi dan merugikan banyak pihak.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: radartarakan.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top