NUNUKAN — Dua warga lanjut usia di wilayah Nunukan Timur ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Tim medis dari Puskesmas Nunukan Timur segera melakukan intervensi dengan memberikan perawatan intensif di lokasi tempat tinggal mereka.
Petugas kesehatan yang turun ke lapangan mendapati kedua lansia tersebut tidak mendapatkan perawatan optimal dari keluarga. Kondisi ini memicu respons cepat dari pihak puskesmas untuk memastikan kebutuhan dasar dan medis mereka terpenuhi.
Tim medis yang terdiri dari perawat dan bidan melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Mereka juga memberikan obat-obatan dasar serta perawatan luka bagi lansia yang membutuhkan penanganan segera.
“Kami menemukan kondisi mereka sudah cukup lama tidak terawat. Ada yang mengalami luka di bagian tubuh karena terbaring terlalu lama,” ujar salah satu petugas kesehatan yang enggan disebutkan namanya.
Nunukan Timur merupakan wilayah yang cukup terpencil di Kalimantan Utara. Akses menuju fasilitas kesehatan sering menjadi kendala utama bagi warga lansia yang tinggal sendirian atau tanpa pengawasan keluarga.
Puskesmas setempat mengaku akan melakukan kunjungan rutin untuk memantau perkembangan kondisi kedua lansia tersebut. Langkah ini diambil agar kondisi serupa tidak berlarut-larut tanpa penanganan.
Petugas kesehatan juga menyayangkan minimnya keterlibatan keluarga dalam merawat kedua lansia tersebut. Di usia senja, perhatian dan pendampingan dari kerabat terdekat menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hidup mereka.
Puskesmas Nunukan Timur berencana melibatkan pihak kelurahan untuk melakukan pendekatan kepada keluarga. Harapannya, ada kesadaran kolektif untuk tidak menelantarkan warga lansia yang membutuhkan perawatan harian.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa di daerah-daerah terpencil seperti Nunukan Timur, peran tenaga kesehatan dan perangkat desa sangat vital. Tanpa jemput bola, banyak lansia rentan yang mungkin tidak terjangkau layanan medis sama sekali.