Pencarian

Ledakan Pabrik Kimia PT MCCI Cilegon Ciptakan Kabut Beracun, Ratusan Warga Dievakuasi

Senin, 25 Mei 2026 • 19:02:52 WIB
Ledakan Pabrik Kimia PT MCCI Cilegon Ciptakan Kabut Beracun, Ratusan Warga Dievakuasi
Asap tebal dari ledakan pabrik kimia PT MCCI Cilegon menyebar ke pemukiman sekitar.

KALIMANTAN UTARA — Ledakan yang terjadi di pabrik kimia PT MCCI, Cilegon, pada Senin siang memicu kepanikan massal. Gumpalan asap tebal berarona menyengat langsung menyebar ke pemukiman padat penduduk di sekitar kawasan industri tersebut. Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun proses evakuasi masih terus dilakukan hingga Senin malam.

Evakuasi Massal dan Ancaman Kesehatan Warga

Kepolisian Resor Cilegon bersama tim gabungan dari Basarnas dan Dinas Pemadam Kebakaran langsung mensterilkan area dalam radius satu kilometer dari titik ledakan. Warga yang tinggal di kelurahan terdekat, seperti Kelurahan Mekarsari dan Kelurahan Cilegon Baru, diungsikan ke dua titik pengungsian sementara yang didirikan di lapangan sepak bola dan balai kelurahan.

“Kami khawatirkan dampak dari kabut kimia ini terhadap saluran pernapasan. Untuk sementara, warga diminta tidak kembali ke rumah hingga situasi dinyatakan aman oleh tim dari Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Kepala BPBD Kota Cilegon, Ahmad Zaki, saat ditemui di lokasi pengungsian.

Penyebab Ledakan dan Fokus Investigasi Awal

Polisi telah memasang garis polisi di sekitar pabrik dan mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta operator pabrik. Dugaan sementara, ledakan berasal dari salah satu unit penyimpanan bahan baku kimia yang mengalami tekanan berlebih.

“Kami masih menyelidiki secara mendalam penyebab pastinya. Tim Puslabfor Mabes Polri dijadwalkan tiba besok pagi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” kata Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyono, dalam keterangan pers singkat.

Dampak Lingkungan dan Langkah Tindak Lanjut

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Cilegon langsung menerjunkan tim untuk melakukan uji kualitas udara di beberapa titik permukiman yang terdampak. Hasil sementara menunjukkan peningkatan kadar partikel berbahaya di udara, meskipun belum mencapai level akut.

Pemerintah Kota Cilegon berjanji akan menanggung biaya perawatan kesehatan bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup kabut kimia tersebut. Sementara itu, PT MCCI melalui perwakilannya menyatakan akan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang dalam proses investigasi dan pemulihan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pendinginan area pabrik dan penyisiran lokasi masih terus dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang terjebak di dalam puing-puing bangunan.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks