BULUNGAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara membuka seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk perwakilan daerah pada 2026. Para peserta yang merupakan siswa-siswi terbaik dari kabupaten dan kota kini bersaing memperebutkan posisi sebagai pengibar bendera di tingkat provinsi dan nasional.
Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah terseleksi di tingkat daerah. Ia mengingatkan bahwa menjadi anggota Paskibraka membutuhkan dedikasi dan ketangguhan mental, bukan hanya kemampuan fisik semata.
“Saya mengucapkan selamat kepada para siswa-siswi yang terpilih menjadi peserta calon Paskibraka,” ujarnya di Bulungan, Selasa (19/5/2026).
Ingkong Ala juga memberikan perhatian khusus kepada tim seleksi dan panitia penyelenggara. Ia meminta agar seluruh tahapan berjalan dengan menjunjung tinggi kejujuran dan objektivitas. Menurutnya, integritas panitia menjadi kunci untuk mendapatkan putra-putri terbaik Kaltara.
“Kita harus memastikan bahwa Paskibraka yang terpilih nantinya benar-benar merupakan putra-putri terbaik yang layak menjadi wakil Kaltara di tingkat provinsi maupun nasional, guna mengharumkan nama Bumi Benuanta yang kita cintai ini,” tegasnya.
Proses seleksi ini dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya di wilayah perbatasan negara seperti Kalimantan Utara. Pemerintah provinsi berharap peserta yang terpilih nantinya mampu menjadi teladan dan pembawa pengaruh positif di lingkungan masyarakat. Mereka diharapkan tidak hanya mahir dalam baris-berbaris, tetapi juga menjadi agen perubahan di daerah masing-masing.
Seluruh rangkaian seleksi akan berlangsung secara bertahap. Peserta yang lolos nantinya akan menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan sebelum bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.