KALIMANTAN UTARA — Warna bodi ponsel kerap jadi salah satu pertimbangan penting saat orang memutuskan membeli ponsel flagship. Sayangnya, bagi Anda yang sudah tidak sabar menanti kehadiran iPhone lipat perdana Apple, kabar dari China ini mungkin sedikit mengurangi antusiasme. Laporan dari media setempat mengindikasikan bahwa perangkat bersangkutan hanya akan punya dua pilihan warna yang cenderung aman dan tidak mencolok.
Menurut laporan tersebut, putih menjadi warna yang dikonfirmasi akan hadir. Warna ini memang menjadi andalan Apple di berbagai lini produk, dari iPhone standar hingga MacBook, dan selalu laris di pasaran.
Untuk pilihan kedua, sumber menyebutkan warna tersebut adalah “subdued color” atau warna kalem lainnya. Dua kandidat terkuat yang beredar adalah silver dan biru navy. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian soal gradasi atau varian warna kedua yang dimaksud.
Keputusan Apple untuk tidak menyertakan warna-warna berani seperti merah, ungu, atau hijau di perdananya ini cukup menarik. Biasanya, Apple justru menggunakan warna mencolok untuk membedakan lini produk barunya, seperti yang dilakukan pada iPhone XR atau iPhone 11.
Pendekatan warna yang hati-hati ini bukan tanpa alasan. iPhone lipat, yang disebut-sebut akan menggunakan nama iPhone Ultra, adalah produk pertama di kategori tersebut bagi Apple. Alih-alih bereksperimen dengan warna, Apple tampaknya lebih fokus pada ketahanan engsel, kualitas layar lipat, dan pengalaman pengguna secara keseluruhan.
Bagi konsumen Indonesia yang tech-savvy, pilihan warna yang terbatas mungkin bukan masalah besar. Faktor utama seperti daya tahan baterai, kualitas kamera, dan ekosistem iOS tetap jadi pertimbangan utama. Namun, bagi mereka yang suka tampil beda, kabar ini jelas mengecewakan.
Belum ada konfirmasi resmi dari Apple soal spesifikasi, harga, maupun jadwal rilis iPhone lipat ini. Bocoran warna ini baru sebatas rumor dari rantai pasok dan belum bisa dijadikan patokan final.
Rumor yang beredar cukup kuat menyebut perangkat ini bakal dirilis sebagai iPhone Ultra, bukan iPhone Fold atau iPhone Flip. Nama “Ultra” sendiri sudah digunakan Apple di lini jam tangan pintar mereka, Apple Watch Ultra, yang menyasar pengguna kelas atas dan aktivitas ekstrem.
Jika benar, penamaan ini menempatkan iPhone lipat sebagai produk paling premium di jajaran iPhone. Harganya pun diprediksi akan jauh di atas iPhone 17 Pro Max yang saat ini beredar. Dengan banderol yang mahal, wajar jika Apple memilih warna-warna yang lebih netral dan mudah dipadukan dengan aksesori apa pun.
Yang jelas, penggemar setia Apple di Indonesia masih harus bersabar. Proses sertifikasi TKDN dan regulasi impor biasanya memakan waktu beberapa bulan setelah peluncuran global. Jadi, meskipun iPhone lipat ini dirilis tahun depan, kehadirannya di pasar Indonesia kemungkinan baru terasa di kuartal berikutnya.