KALIMANTAN UTARA — Monster Hunter Outlanders resmi tersedia di App Store dan Google Play mulai 29 Oktober 2026, menghadirkan action RPG survival hunting di pulau Aesoland bagi pemain Indonesia melalui Garena. Game yang dilisensikan Capcom dan dikembangkan TiMi Studio Group ini menawarkan event peluncuran dengan hadiah hingga 400 Recruitment Tickets serta karakter dan Buddy SSR. Kehadirannya menambah persaingan di segmen mobile action RPG yang selama ini didominasi judul free-to-play global.
Garena merilis Monster Hunter Outlanders untuk perangkat iOS dan Android dengan model free-to-play. Pemain Indonesia bisa mengunduh game ini langsung dari App Store dan Google Play sejak tanggal peluncuran, tanpa perlu menunggu gelombang uji coba tambahan.
Lisensi waralaba dipegang Capcom, sementara pengembangan diserahkan ke TiMi Studio Group. Garena bertindak sebagai publisher yang menangani distribusi untuk pasar Indonesia. Kombinasi ketiganya menempatkan Outlanders sebagai salah satu rilisan mobile paling serius di kategori hunting action tahun ini.
Berburu di Aesoland dan Misteri Ruger Aidal
Monster Hunter Outlanders membawa pemain menjelajahi pulau misterius Aesoland yang menyimpan berbagai rahasia. Salah satu tantangan utamanya adalah Ruger Aidal, Elder Dragon orisinal yang diperkenalkan khusus untuk game ini.
Ruger Aidal tampil dengan cahaya terang menyerupai matahari, menjadikannya buruan yang mencolok secara visual sekaligus menantang secara mekanik. Selain itu, pemain akan berhadapan dengan Radiant Species, monster yang mengalami mutasi akibat kondisi lingkungan khas Aesoland.
Mutasi tersebut memaksa pemain menyusun strategi berbeda dibanding pertarungan melawan monster biasa. Memahami pola serangan, memilih senjata yang tepat, dan memanfaatkan kemampuan karakter menjadi kunci untuk bertahan.
Charge Blade dan Tujuh Senjata Lainnya
Sistem pertarungan memasangkan setiap tipe senjata dengan Adventurer orisinal. Sebelum peluncuran, tujuh tipe senjata sudah diperkenalkan: Great Sword, Long Sword, Dual Blades, Hammer, Lance, Heavy Bowgun, dan Bow.
Kini Charge Blade melengkapi pilihan tersebut. Senjata ini punya dua mode utama, yakni Sword Mode dan Axe Mode, yang memungkinkan pemain menyesuaikan gaya bertarung sesuai situasi di lapangan.
Kemampuan berganti mode membuat Charge Blade cocok bagi pemain yang ingin mengombinasikan pendekatan menyerang dan bertahan. Pengembang menyebut pilihan senjata lain akan ditambahkan lewat pembaruan mendatang.
Hadiah Bulan Pertama dan Event Trailblazer Guild
Untuk merayakan peluncuran, pemain bisa mengikuti sejumlah aktivitas dalam game. Menyelesaikan cerita utama menjadi cara untuk mengungkap misteri Aesoland, sementara Free Hunt Mode menyediakan berburu monster dengan tingkat kesulitan berbeda.
Arena menawarkan pengalaman kompetitif dengan statistik yang disetarakan, sehingga hasil pertarungan lebih ditentukan kemampuan pemain ketimbang selisih statistik. Ada pula event khusus yang memperkenalkan Adventurer baru bernama Midori.
Pemain yang mengikuti berbagai event peluncuran berkesempatan mengumpulkan hingga 400 Recruitment Tickets. Hadiah lain mencakup Adventurer SSR Pyro, Adventurer SSR Luka, dan Buddy SSR Kojiro.
Event Trailblazer Guild mengajak pemain membentuk guild bersama teman dan meningkatkan levelnya secara kolektif. Event ini berlangsung hingga 30 November 2026, dengan gelar eksklusif dan stiker sebagai hadiah jika target total level guild di seluruh server tercapai.
Main Solo atau Tim Empat Orang
Petualangan di Aesoland tidak harus dijalani sendirian. Monster Hunter Outlanders memungkinkan pemain berburu secara solo atau membentuk grup hingga empat orang.
Saat bermain bersama, koordinasi serangan dan penggunaan skill kooperatif menghasilkan damage tambahan untuk membantu tim menaklukkan monster. Kerja sama menjadi penting, terutama ketika berhadapan dengan buruan berlevel tinggi.
Dukungan Buddy turut membantu pemain di medan tempur, sementara kontrol permainan disebut kompatibel dengan controller bagi yang menginginkan presisi lebih. Kombinasi ini memberi ruang bagi pemain kasual maupun veteran seri Monster Hunter untuk menikmati permainan dengan gaya masing-masing.
Bagi pasar mobile Indonesia, kehadiran Outlanders menambah opsi di kategori action RPG yang padat. Model free-to-play dengan dukungan event berkala menjadi strategi Garena untuk menahan retensi pemain dalam jangka panjang, sekaligus menguji seberapa kuat waralaba Capcom bersaing di layar ponsel.