Pencarian

BioWare Resmi Dibubarkan EA, Proyek Mass Effect Baru Ikut Dihentikan

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 13:39:01 WIB
BioWare Resmi Dibubarkan EA, Proyek Mass Effect Baru Ikut Dihentikan
Electronic Arts resmi menutup studio BioWare di Edmonton setelah lebih dari tiga dekade beroperasi.

KALIMANTAN UTARA — Electronic Arts menutup studio BioWare di Edmonton setelah lebih dari tiga dekade beroperasi, dengan sekitar 50 staf terdampak dari total 400 PHK di lingkup perusahaan. Penutupan terjadi setelah EA menjadi perusahaan tertutup lewat akuisisi konsorsium PIF Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners senilai USD 55 miliar (setara Rp 850 triliun). Proyek Mass Effect terbaru yang masih tahap awal pengembangan ikut dihentikan.

Keputusan diambil beberapa waktu setelah EA resmi beralih status menjadi perusahaan tertutup. Akuisisi senilai USD 55 miliar (setara Rp 850 triliun) oleh konsorsium yang dipimpin Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi, Silver Lake, dan Affinity Partners menandai perubahan kendali atas salah satu penerbit game terbesar dunia.

Nasib Proyek Mass Effect dan Serial TV

Game Mass Effect terbaru yang sebelumnya dikembangkan BioWare dihentikan meski baru masuk tahap awal pengembangan. Laporan IGN menyebut proyek serial TV Mass Effect bersama Amazon MGM Studios tetap berjalan terpisah dari penutupan studio.

EA melalui pernyataan manajemennya menyebut penutupan BioWare bukan keputusan ringan. "BioWare adalah studio legendaris yang membantu mendefinisikan genre RPG, dan kami tidak mengambil keputusan ini secara ringan," demikian bunyi pengumuman resmi perusahaan, dikutip dari The Verge.

Jejak Tiga Dekade BioWare di Industri RPG

BioWare berdiri lebih dari 30 tahun lalu dan menjadi salah satu pengembang yang membentuk standar genre role-playing game. Portofolionya mencakup Baldur's Gate, Neverwinter Nights, Star Wars: Knights of the Old Republic, Mass Effect, hingga Dragon Age.

Performa studio menurun dalam beberapa tahun terakhir. Mass Effect: Andromeda (2017) dinilai gagal memenuhi ekspektasi penggemar, Anthem (2019) tidak sesuai harapan sebagai taruhan live-service, dan Dragon Age: The Veilguard (2025) mencatat penjualan di bawah target hingga memicu efisiensi tenaga kerja.

Roadmap Baru EA: Respawn, DICE, dan Revival Fight Night

Pimpinan EA Cam Weber dan David Tinson mengumumkan penyesuaian peta jalan bisnis dengan memfokuskan investasi pada waralaba berpotensi pertumbuhan terbesar. Respawn dan DICE akan berkolaborasi menggarap proyek game shooter baru yang disinyalir kuat sebagai seri Star Wars: Battlefront terbaru.

EA melanjutkan pengembangan game Marvel's Iron Man dan judul baru dari seri Star Wars Jedi. Di lini EA Sports, perusahaan mengembangkan Project Gridiron—game American Football berkonsep social-first open-world—serta memulai pra-produksi untuk menghidupkan kembali waralaba game tinju Fight Night.

Untuk The Sims, EA menunda Project Lotus demi memfokuskan sumber daya pada Project Evergreen. Game skate. menjalani restrukturisasi dengan pembentukan tim yang lebih kecil dan fokus.

Dampak ke Pasar Game Indonesia

Penutupan BioWare menambah daftar konsolidasi studio di industri game global pasca-akuisisi besar. Bagi pengguna di Indonesia, waralaba Mass Effect dan Dragon Age tetap dapat diakses lewat platform distribusi digital yang sudah ada, meski tidak ada konten baru dari studio aslinya.

Sejumlah komunitas RPG di Indonesia menantikan apakah EA akan membuka peluang pengembangan waralaba tersebut ke studio lain. Hingga pengumuman resmi, belum ada keterangan lanjutan soal masa depan IP Mass Effect dan Dragon Age di luar proyek serial TV.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks