TARAKAN — Upacara berlangsung khidmat sejak penghormatan pasukan dan laporan komandan upacara. Pengibaran Bendera Merah Putih dilanjutkan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, hingga pembacaan Keputusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928.
Peserta upacara juga menyanyikan lagu "Bangun Pemudi Pemuda Indonesia" dan "Satu Nusa Satu Bangsa". Rangkaian ditutup dengan pembacaan doa.
Pejabat dan Personel yang Hadir
Kapolres Tarakan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., memimpin langsung upacara di halaman Mako Polres Tarakan. Wakapolres Tarakan turut mendampingi.
Hadir pula para kepala bagian, kepala satuan, dan kepala seksi di jajaran Polres Tarakan. Personel dari berbagai fungsi memenuhi halaman markas komando sejak pagi.
Tema "Patriotik, Gigih, Berempati" Jadi Pengingat Peran Pemuda
Tema peringatan tahun ini mengangkat "Patriotik, Gigih, Berempati Pemuda untuk Indonesia". Tema itu dinilai relevan dengan tantangan generasi muda di era modern.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda merujuk pada ikrar pemuda 28 Oktober 1928. Ikrar tersebut menjadi tonggak penting persatuan bangsa Indonesia hingga kini.
Semangat Sumpah Pemuda dinilai perlu terus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, toleransi, persaudaraan, dan kecintaan terhadap tanah air.
Imbauan untuk Generasi Muda Tarakan
Polres Tarakan mengajak generasi muda meningkatkan kualitas diri dan menjauhi perilaku negatif. Remaja juga diminta bijak menggunakan teknologi dan media sosial.
Generasi muda diharapkan berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kepedulian sosial di lingkungan masing-masing juga menjadi bagian dari imbauan tersebut.
Semangat Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada seremoni tahunan. Nilai persatuan dan kebersamaan dinilai menjadi landasan mewujudkan Kota Tarakan yang aman, damai, dan kondusif.