TARAKAN — Satlantas Polres Tarakan menilai banyak pelanggaran lalu lintas justru terjadi di jalan pemukiman, bukan di jalan protokol. Karena itu, program Dikmaslantas diarahkan ke kelurahan agar kesadaran berkendara tumbuh dari lingkup terkecil warga.
Pelanggaran yang paling sering ditemui di kawasan pemukiman antara lain pengendara tidak memakai helm SNI untuk jarak dekat, melawan arus, dan orang tua yang membiarkan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor.
Mengapa Sambang Kelurahan Jadi Pilihan Satlantas Tarakan
Sambang kelurahan dirancang interaktif, bukan sekadar ceramah formal. Personel Satlantas turun langsung menemui warga bersama perangkat kelurahan, Babinkamtibmas, RT/RW, kader PKK, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Pendekatan itu dipilih karena pesan keselamatan berlalu lintas lebih mudah diterima bila disampaikan oleh orang yang dikenal warga sehari-hari. Perangkat kelurahan dan RT/RW berperan sebagai penyambung pesan polisi ke lingkungan masing-masing.
Kasat Lantas: Tertib Berlalu Lintas Bukan Sekadar Takut Ditilang
Kasat Lantas Polres Tarakan IPTU Ardi Wisnu Pradana menyatakan pihaknya ingin mengubah pola pikir masyarakat soal tertib berlalu lintas.
"Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat. Tertib berlalu lintas itu bukan sekadar takut ditilang polisi, melainkan karena keselamatan sudah menjadi kebutuhan pokok kita bersama," ujar Ardi dalam pemaparannya, seperti disampaikan melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Tarakan.
Ardi menyampaikan materi tersebut saat sambang di Kelurahan Sebengkok. Kegiatan serupa disebut rutin dilaksanakan Satlantas ke sejumlah kelurahan di Tarakan.
Lurah Sambut Baik Kehadiran Personel di Tengah Warga
Lurah setempat menyambut baik kehadiran personel Satlantas yang turun langsung ke tengah warganya. Menurutnya, kehadiran polisi di lingkungan pemukiman membuat warga lebih terbuka bertanya soal aturan berkendara.
Sinergi kepolisian dan pihak kelurahan diharapkan menjadikan lingkungan pemukiman sebagai filter awal dalam mencetak pengendara yang cerdas, adaptif, dan patuh hukum.
Kesadaran dari Rumah Diharapkan Menekan Kecelakaan di Jalan Protokol
Kesadaran yang dipupuk dari rumah diharapkan menular hingga ke jalan protokol. Dengan begitu, angka kecelakaan lalu lintas di Tarakan bisa ditekan secara menyeluruh, tidak hanya di titik rawan yang selama ini jadi sasaran operasi.
Satlantas Polres Tarakan menyebut sambang kelurahan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.