Pencarian

Jaguar Land Rover PHK 4.000 Pekerja, Kalah Bersaing dengan Mobil China

Kamis, 10 September 2026 • 11:05:32 WIB
Jaguar Land Rover PHK 4.000 Pekerja, Kalah Bersaing dengan Mobil China
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 pekerja sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan.

KALIMANTAN UTARA — Rencana efisiensi Jaguar Land Rover (JLR) diumumkan hanya beberapa hari setelah Volkswagen merilis langkah serupa dengan pemangkasan 50 ribu pekerja. Produsen mobil mewah asal Inggris itu menyebut tekanan pasar Eropa dan tingginya biaya investasi kendaraan listrik sebagai pemicu utama.

Manajemen JLR menargetkan penghematan hingga 1,7 miliar poundsterling atau sekitar Rp40,45 triliun dari restrukturisasi ini. Laporan media Inggris menyebut pengurangan pekerja akan difokuskan pada jajaran manajemen.

Kerugian Rp5,8 Triliun di Tahun Fiskal Berakhir Maret 2026

Tekanan finansial JLR datang dari beberapa arah sekaligus. Serangan siber yang melumpuhkan kegiatan manufaktur di Inggris selama lebih dari satu bulan menimbulkan kerugian 260 juta poundsterling atau sekitar Rp6,18 triliun.

Dikombinasikan dengan dampak tarif dagang Amerika Serikat, perusahaan mencatatkan kerugian 244 juta poundsterling atau sekitar Rp5,80 triliun pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2026.

"Kami harus menyederhanakan organisasi kami lebih lanjut, meningkatkan efisiensi, dan membangun ketahanan yang lebih besar," tulis JLR dalam pernyataannya.

Lima Produk Baru Disiapkan untuk 12 Bulan ke Depan

Di tengah pemangkasan, JLR tetap menyiapkan strategi produk. CEO JLR PB Balaji menyatakan perusahaan akan meluncurkan lima model baru dalam 12 bulan ke depan.

"Selama 12 bulan ke depan, kami akan meluncurkan lima produk baru, lalu memanfaatkan kekuatan merek kami, dan memperbarui fokus kami di Amerika Utara, di antara pasar-pasar lainnya, untuk membantu kami mencapai pertumbuhan pendapatan dua digit," ujar Balaji, dikutip AFP, Kamis (10/9).

Balaji menyebut industri otomotif tengah menghadapi perubahan teknologi di tengah persaingan ketat dan ketidakpastian geopolitik yang berlanjut. Pernyataan itu merujuk pada dominasi produsen China di segmen kendaraan listrik yang menggerus pangsa pasar merek Eropa.

Pemerintah Inggris Panggil Eksekutif JLR

Menteri Strategi Bisnis, Energi dan Industri Inggris Jonathan Reynolds dijadwalkan bertemu para eksekutif JLR pekan ini. Pertemuan tersebut membahas dampak pemangkasan terhadap tenaga kerja di Inggris.

Balaji memastikan proses pemutusan hubungan kerja akan berjalan secara proporsional. Ia menyatakan komitmen perusahaan mendukung karyawan yang terdampak.

"Kami menyadari ini akan menjadi kabar yang sulit bagi rekan-rekan yang terdampak, dan berkomitmen untuk mendukung semua orang dengan kepedulian, keadilan, dan rasa hormat," tutup Balaji.

Langkah JLR menambah daftar panjang efisiensi produsen otomotif global. Volkswagen lebih dulu mengumumkan pemangkasan 50 ribu pekerja, sementara merek-merek Eropa lain menghadapi tekanan serupa dari lonjakan kendaraan listrik China di pasar domestik maupun ekspor.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks