Pencarian

Daihatsu dan Perodua Dikabarkan Garap Mobil Listrik Murah, Detail Masih Minim

Senin, 31 Agustus 2026 • 18:45:01 WIB
Daihatsu dan Perodua Dikabarkan Garap Mobil Listrik Murah, Detail Masih Minim
Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia, Johari Abdul Ghani, bertemu dengan Wakil Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Takuo Komori, di Kalimantan Utara.

KALIMANTAN UTARA — Menteri Investasi, Perdagangan, dan Industri Malaysia, Johari Abdul Ghani, baru-baru ini bertemu dengan Wakil Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Takuo Komori. Dalam unggahan di Facebook yang dikutip Paultan, Johari mengungkapkan bahwa salah satu topik yang dibahas adalah kemitraan Daihatsu-Perodua dalam pengembangan kendaraan listrik (EV) di Malaysia.

"Di antara topik yang dibahas adalah kemitraan Daihatsu-Perodua dalam pengembangan kendaraan listrik (EV) di Malaysia," kata Johari.

33 Tahun Perodua Bergantung pada Daihatsu

Daihatsu merupakan pemegang saham utama Perodua. Selama tiga dekade lebih, pabrikan Jepang itu memasok platform, mesin, transmisi, bahkan mobil utuh untuk merek nasional Malaysia tersebut. Namun untuk mobil listrik, jejak Daihatsu justru kosong.

Mobil listrik pertama Perodua, QV-E, dirancang sepenuhnya secara internal. Tidak ada satu pun komponen yang berbagi dengan model Daihatsu. Perodua memikul tanggung jawab penuh atas proyek itu, sebagian karena tenggat waktu pemerintah Malaysia yang mendesak untuk meluncurkan EV lokal. Daihatsu sendiri tidak punya model EV yang bisa dijadikan basis.

Rebadging atau Pengembangan Baru?

Pernyataan menteri Malaysia itu membuka dua kemungkinan. Pertama, Daihatsu bisa melakukan rebadging — mengganti merek QV-E menjadi mobil Daihatsu. Kedua, Daihatsu ikut serta dalam pengembangan kendaraan listrik Perodua generasi berikutnya.

Rebadging memang langkah tercepat. Tapi perlu dicatat, QV-E adalah karya internal Perodua. Kalau Daihatsu memilih jalur ini, itu artinya mereka mengakui kapabilitas rekayasa anak perusahaan sendiri — atau sekadar mencari cara murah masuk pasar EV.

Catatan: Masih Jauh dari Kepastian

Kabar ini masih sebatas wacana diplomasi. Belum ada detail teknis, jadwal produksi, apalagi target harga. Kerja sama yang dibahas di tingkat menteri belum tentu berujung pada produk nyata.

Yang jelas, jika terwujud, konsumen Malaysia dan kawasan ASEAN berpeluang melihat mobil listrik murah yang memadukan pengalaman Daihatsu dengan eksekusi lokal Perodua. Tapi sampai ada prototipe atau pernyataan resmi dari kedua pabrikan, kita hanya bisa menunggu.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks