Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara (Kaltara) akan menggelar Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2026 di Kabupaten Bulungan pada 27-30 Agustus. Ajang tahunan yang memasuki penyelenggaraan ketujuh ini digelar di Kebun Raya Bundayati dan menargetkan perluasan pasar produk unggulan daerah hingga level global.
TANJUNG SELOR — Bank Indonesia (BI) Kalimantan Utara memastikan Karya Kreatif Benuanta (KKB) 2026 kembali digelar di Kabupaten Bulungan, tepatnya di Kebun Raya Bundayati, pada 27-30 Agustus. Mengusung tema "Kreasi Benuanta Merajut Warisan, Menggerakkan Ekonomi Masa Depan", acara ini menjadi rangkaian dari Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltara Agus Taufik mengatakan, sejak digelar pertama kali pada 2020, KKB telah menjadi agenda regional level high event bagi pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kaltara. Tahun ini, pameran akan diramaikan oleh 60 UMKM binaan dari berbagai sektor.
Empat Hari Penuh Agenda: Dari Pameran hingga Kompetisi Pelajar
KKB 2026 tidak hanya menghadirkan pameran produk. BI merancang tiga agenda utama yang berlangsung selama empat hari. Pertama, KKB Fair yang mencakup pameran produk pertanian unggulan, pasar murah, layanan pembiayaan perbankan, hingga business matching ekspor.
Selain itu, pengunjung juga bisa mengakses layanan QRIS dan edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah dari BI, serta SLIK Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Museum BI yang didatangkan khusus dari Jakarta turut meramaikan acara, bersama dengan donor darah hasil kerja sama Palang Merah Indonesia dan RSUD Tarakan.
Agenda kedua adalah KKB Forum yang menyasar penguatan kapasitas pelaku usaha. Sebanyak 100 peserta UMKM akan mengikuti pelatihan literasi keuangan dan akses pembiayaan. Ada pula fashion desain class untuk lima tim terpilih dari tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan, serta pelatihan diversifikasi pangan dan demo memasak.
Gelar Budaya dan Dukungan untuk UMKM Naik Kelas
Agenda ketiga, KKB Competition, menyuguhkan lomba kreasi pangan lokal, desain fashion pelajar, yel-yel pramuka tingkat SMA/sederajat, karya jurnalistik, dan kompetisi konten kreator. BI juga menghadirkan hiburan dari sejumlah artis nasional untuk menarik partisipasi masyarakat Kaltara.
"KKB tidak hanya mendorong UMKM dan ekonomi kreatif, tetapi juga memperkuat solidaritas dan kepedulian terhadap sesama," kata Agus Taufik di Tanjung Selor, Jumat.
Melalui KKB 2026, BI ingin memastikan UMKM Kaltara tidak hanya tumbuh, tetapi juga semakin berdaya saing dan naik kelas. Kekayaan budaya dan kreativitas lokal yang menjadi identitas Benuanta diharapkan terus berkembang menjadi sumber nilai tambah ekonomi daerah.
"Kami mengajak seluruh masyarakat Kaltara untuk turut menyukseskan KKB 2026 ini dengan hadir menggunakan dan membeli produk UMKM Kaltara karena setiap produk lokal yang kita gunakan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap keberlanjutan usaha, penciptaan lapangan kerja dan tentunya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Kaltara," tutupnya.