Irjen Pol. Agus Wijayanto bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor DPRD Provinsi Kaltara di Tanjung Selor pada Rabu (12/8). Kunjungan ini menjadi ruang koordinasi strategis antara kepolisian dan legislatif dalam menghadapi dinamika keamanan di wilayah perbatasan negara. Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie menyambut langsung kedatangan rombongan Kapolda tersebut.
TANJUNG SELOR — Silaturahmi antara unsur eksekutif keamanan dan legislatif ini dinilai krusial bagi masa depan Kalimantan Utara. Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja pimpinan DPRD itu tidak sekadar ajang perkenalan, melainkan menjadi fondasi untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.
Sinergi untuk Menjaga Stabilitas Daerah
Ketua DPRD Provinsi Kaltara, H. Achmad Djufrie, menegaskan bahwa hubungan harmonis antara DPRD dan Polda Kaltara merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana daerah yang aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, setiap persoalan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat harus dikomunikasikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
“Sinergi antara DPRD dan Polda Kaltara merupakan bagian penting dalam menciptakan suasana daerah yang aman, tertib dan kondusif,” ujar Achmad Djufrie di Tanjung Selor, Rabu.
Posisi Strategis Kaltara di Pintu Gerbang Negara
Di sisi lain, kunjungan Kapolda Kaltara ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur pimpinan daerah. Hal ini menjadi prioritas lantaran Kalimantan Utara memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan negara yang berhadapan langsung dengan negara tetangga.
Dinamika keamanan dan sosial kemasyarakatan di daerah perbatasan memiliki karakteristik yang berbeda dengan daerah lain. Oleh karena itu, komunikasi yang erat antara aparat keamanan dan wakil rakyat dinilai mampu menjadi early warning system terhadap berbagai potensi gangguan.
Harapan bagi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat
Melalui komunikasi dan koordinasi yang semakin baik, DPRD dan Polda Kaltara diharapkan dapat terus berjalan beriringan. Tujuannya jelas, mendukung terciptanya Kaltara yang aman, damai, tertib, dan kondusif.
Keamanan yang stabil menjadi prasyarat utama kelancaran pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di provinsi yang berbatasan langsung dengan Malaysia ini. Kunjungan silaturahmi ini pun ditutup dengan diskusi tertutup antara pimpinan DPRD dan jajaran Kapolda terkait peta kerawanan di wilayah hukum Polda Kaltara.