KALIMANTAN UTARA — Kylian Mbappe membuka musim kompetisi Spanyol dengan cara yang sulit dipercaya. Tiga golnya ke gawang Sociedad memastikan Real Madrid menang telak 4-1, dengan satu gol lainnya disumbangkan Vinicius Jr. Adapun gol balasan tim tamu dicetak Luka Sucic.
Performa itu langsung menuai pujian dari sang pelatih. Jose Mourinho, yang pernah menukangi Madrid periode 2010-2013, memberikan apresiasi khusus kepada penyerang asal Prancis tersebut.
Ambisi Mbappe yang Mengingatkan Mourinho pada Messi dan Ronaldo
Mourinho menilai Mbappe tidak sekadar mencetak gol, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab besar di dalam tim. Ia bahkan menyoroti kedisiplinan Mbappe yang memangkas waktu liburnya demi persiapan lebih awal.
"Dia tampak sangat berambisi untuk mencetak sejarah bersama Real Madrid," ujar Mourinho dikutip dari ESPN.
Pujian itu mengalir deras. "Pemain ini luar biasa. Saya senang dia mencetak sejarah di Piala Dunia karena ada 25 pemain yang pernah menjadi juara dunia, namun hanya satu yang akan dikenang selamanya dalam sejarah sepak bola: pemain dengan jumlah gol terbanyak di Piala Dunia," tambahnya.
Target 40 Gol: Trofi Lebih Penting dari Sekadar Angka
Saat ditanya soal target gol Mbappe musim ini, pelatih asal Portugal itu menjawab dengan santai. Ia teringat masa-masa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang masing-masing mengemas 50 dan 46 gol La Liga dalam semusim saat ia melatih di Spanyol.
"Apakah 60, 40, atau 50 gol? Saya tidak bisa memastikannya. Saya lebih memilih 40 gol namun disertai raihan trofi, atau 40 gol yang dicapai melalui kerja keras yang luar biasa," tutur Mourinho.
"Secara teknis tentu tidak perlu diragukan lagi kemampuannya, tetapi di dalam tim, dia menunjukkan tanggung jawab, dia bahkan kembali dari liburan dua hari lebih awal," sambungnya.
Mourinho Sempat Berpikir Mbappe Bisa Cetak Empat Gol
Keputusan Mourinho memainkan Mbappe penuh selama 90 menit ternyata hampir berbuah hasil lebih manis. Ia mengakui sempat membayangkan anak asuhnya itu mencetak satu gol tambahan lagi.
"Hari ini saya membiarkannya bermain penuh selama 90 menit; saya sempat berpikir dia mungkin bisa mencetak empat gol," kata Mourinho.
Dengan kemenangan ini, Real Madrid langsung tancap gas di awal musim. Dua kemenangan beruntun di La Liga membuat skuad asuhan Mourinho berada di jalur yang tepat untuk mempertahankan gelar juara.