BULUNGAN — Antrean panjang kendaraan yang kerap mengular hingga dua lajur di SPBU Sengkawit, Tanjung Selor, akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Operasi gabungan yang melibatkan Dishub Kaltara, Samsat Bulungan, dan BPTD Kelas III Kaltara digelar pada Rabu (26/8/2026) untuk memastikan arus lalu lintas di jalan tersebut kembali normal.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Kaltara, Desi Witasari, menyatakan bahwa penertiban ini merupakan respons atas gangguan yang dirasakan langsung oleh pengguna jalan. "Antrean sampai dua lajur mengganggu fungsi jalan. Karena itu, kami menertibkan agar kendaraan yang mengantre BBM dalam satu lajur," ujarnya.
Antrean Dua Lajur Dinilai Ganggu Fungsi Jalan
Dalam beberapa pekan terakhir, antrean kendaraan di SPBU Sengkawit bukan hanya sekadar pemandangan biasa. Deretan mobil dan motor yang menunggu pengisian bahan bakar minyak (BBM) kerap memakan dua lajur jalan, mempersempit ruang gerak kendaraan lain yang melintas.
Kondisi ini dinilai mengganggu fungsi jalan sebagai ruang publik. Operasi gabungan pun difokuskan pada pengaturan antrean agar kendaraan yang mengisi BBM hanya menggunakan satu lajur, sehingga lajur lainnya tetap bisa dilalui kendaraan yang melintas.
Sasar SIM Kedaluwarsa dan Pajak Kendaraan Menunggak
Operasi ini tidak hanya berhenti pada pengaturan arus lalu lintas. Petugas gabungan juga melakukan pemeriksaan dan pendataan terhadap kendaraan yang melintas di sekitar SPBU Sengkawit.
Beberapa pelanggaran menjadi prioritas penindakan di tempat, antara lain pengendara yang menggunakan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sudah kedaluwarsa serta kendaraan yang terbukti menunggak pajak. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap administrasi berkendara.
Harapan untuk Kelancaran dan Ketertiban Lalu Lintas
Dishub Kaltara berharap penertiban ini dapat menjaga fungsi jalan tetap optimal, khususnya di kawasan SPBU Sengkawit yang menjadi titik rawan kemacetan. Selain itu, operasi ini juga diharapkan mendorong kesadaran pengendara akan pentingnya ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.
Ke depan, pengawasan serupa akan terus dilakukan secara berkala. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman bagi seluruh pengguna jalan di wilayah Kalimantan Utara.