Pencarian

Pelatihan Membatik di Rumah Batik Malinau Libatkan 11 Etnis, Dekranasda Targetkan Jadi Sumber Pendapatan Keluarga

Rabu, 26 Agustus 2026 • 13:19:31 WIB
Pelatihan Membatik di Rumah Batik Malinau Libatkan 11 Etnis, Dekranasda Targetkan Jadi Sumber Pendapatan Keluarga
Sebanyak 32 peserta dari 11 etnis dan pemuda milenial mengikuti pelatihan membatik di Rumah Batik Malinau, 18-24 Agustus.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Malinau menggelar pelatihan membatik selama sepekan mulai 18-24 Agustus di Rumah Batik Malinau. Kegiatan yang diikuti 22 perwakilan dari 11 etnis dan 10 pemuda milenial ini dirangkai dalam peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Indonesia. Ketua Dekranasda Malinau Maylenty Wempi menargetkan keterampilan ini tidak sekadar melestarikan budaya, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi keluarga.

MALINAU — Sebanyak 32 peserta dari perwakilan 11 lembaga etnis/adat dan Pemuda Milenial Malinau mengikuti pelatihan membatik di Rumah Batik Malinau pada 18-24 Agustus. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Indonesia yang sengaja diisi dengan agenda pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar keramaian.

Ketua Dekranasda yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Malinau, Maylenty Wempi, mengatakan pelatihan ini digelar untuk menggali potensi budaya sekaligus mendorong peningkatan ekonomi keluarga. “Jika biasanya momentum kemerdekaan diisi dengan berbagai kegiatan keramaian rakyat, TP PKK dan Dekranasda memilih mengisinya dengan kegiatan yang mendorong pemberdayaan masyarakat,” ujarnya di Malinau, Selasa.

Antusiasme Tinggi, Peserta Dibatasi Kapasitas Tempat

Maylenty mengungkapkan antusiasme masyarakat untuk mengikuti pelatihan cukup tinggi, namun kapasitas Rumah Batik Malinau mengharuskan panitia membatasi jumlah peserta. “Pelatihan kali ini melibatkan perwakilan dari 11 etnis di Kabupaten Malinau, dengan masing-masing dua peserta sehingga total 22 peserta. Selain itu, terdapat 10 peserta milenial yang mengikuti pelatihan berdasarkan minat dan kemauan sendiri,” sebutnya.

Tema pelatihan tahun ini menitikberatkan pada upaya membudidayakan, memberdayakan, dan menggali potensi yang ada di Kabupaten Malinau, khususnya dalam membatik dengan motif dan corak lokal. Para peserta tidak hanya belajar teknik dasar, tetapi juga didorong mengembangkan motif khas daerah.

Rumah Batik Malinau Jadi Ruang Latihan Mandiri

TP PKK dan Dekranasda tidak berhenti pada pelatihan. Rumah Batik Malinau disiapkan sebagai tempat peserta terus berlatih dan memperdalam keterampilan secara mandiri usai mengikuti program. Fasilitas ini diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi pembatik-pembatik baru dari berbagai etnis dan kalangan generasi muda.

Ke depan, Dekranasda dan TP PKK Malinau berencana membuka kelas pelatihan mandiri bagi masyarakat yang ingin terus belajar membatik dengan biaya sendiri. Langkah ini ditempuh agar pengembangan keterampilan tidak terhenti setelah pelatihan resmi selesai.

Peluang Ekonomi dari Usaha Membatik

Maylenty menegaskan bahwa usaha membatik memiliki peluang ekonomi yang besar apabila ditekuni secara serius. Ia mendorong para peserta tidak hanya mampu menghasilkan batik, tetapi juga menjadikannya sebagai sumber pendapatan keluarga. “Kalau diseriusi, besar sekali pemasukan dan hasil dari membatik. Tentunya dengan harapan dari pelatihan, hasil dan penjualan ada peningkatan ekonomi dalam keluarga si pembatik,” kata Maylenty.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan lahir lebih banyak pengrajin batik dari berbagai etnis di Malinau, sekaligus memperkuat identitas budaya lokal melalui motif dan corak khas daerah. Program ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah daerah dalam mengembangkan industri kreatif berbasis kearifan lokal di Kalimantan Utara.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltara.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks