Pencarian

Speedboat Race Tarakan Diikuti 39 Peserta, Gubernur Kaltara: Urat Nadi Ekonomi Lokal Ikut Berdenyut

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:13:32 WIB
Speedboat Race Tarakan Diikuti 39 Peserta, Gubernur Kaltara: Urat Nadi Ekonomi Lokal Ikut Berdenyut
Ratusan warga memadati kawasan pesisir Tarakan untuk menyaksikan Speedboat Race yang diikuti 39 peserta pada Ahad (23/8/2026).

TARAKAN — Gelaran Speedboat Race di perairan Tarakan pada Ahad (23/8/2026) menjelma menjadi magnet keramaian yang menyedot perhatian warga dari berbagai penjuru. Antusiasme penonton yang memadati kawasan pesisir dinilai Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebagai modal besar untuk menggerakkan roda ekonomi lokal, mulai dari sektor kuliner, transportasi, hingga jasa lainnya.

Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, secara tegas menyebut perhelatan ini memiliki dampak ganda. Keramaian yang tercipta selama perlombaan berlangsung disebutnya mampu menghidupkan sektor usaha kecil yang selama ini menggantungkan pendapatan pada keramaian publik.

“Pada saat yang sama urat nadi perekonomian lokal turut berdenyut, para pelaku UMKM, pedagang kecil, penyedia jasa angkutan hingga berbagai sektor ekonomi kira-kira pasti akan memperoleh manfaat dari kegiatan ini,” ungkapnya.

Sport Tourism Berbasis Maritim Jadi Modal Besar Kaltara

Zainal menilai Provinsi Kalimantan Utara memiliki kekayaan alam yang belum dioptimalkan secara maksimal untuk sektor pariwisata. Bentang sungai yang megah, kawasan pesisir, dan wilayah maritim yang luas dinilai sangat potensial dikemas menjadi daya tarik wisata berbasis olahraga atau sport tourism.

“Kalimantan Utara dianugerahi kekayaan alam, bentang sungai yang megah, kawasan pesisir dan wilayah maritim yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi daya tarik sport tourism berbasis maritim,” jelasnya.

Ia menegaskan, olahraga dan pariwisata harus berjalan beriringan. Ketika sebuah pertandingan mampu mendatangkan massa, aktivitas ekonomi di sekitar lokasi otomatis ikut tumbuh karena adanya kebutuhan konsumsi dan jasa selama kegiatan berlangsung.

“Ini luar biasa di Kota Tarakan begitu ramai. Masyarakat begitu antusias menyaksikan jalannya lomba ini,” tuturnya.

Speedboat Bukan Sekadar Alat Transportasi, tapi Bagian dari Budaya

Koordinator lomba sekaligus Dan Satrol Kodaeral XIII, Kolonel Laut (P) Nurfarit Syarifudin, mengungkapkan alasan dipilihnya balap speedboat. Olahraga ini dinilai memiliki kedekatan emosional dengan kehidupan masyarakat Kalimantan Utara yang tidak bisa dilepaskan dari laut.

“Speedboat telah menjadi salah satu sarana transportasi sekaligus bagian dari kehidupan masyarakat di Kaltara, sehingga olahraga balap speedboat memiliki kedekatan dengan budaya dan karakter masyarakat Kalimantan Utara,” jelasnya.

Perlombaan tahun ini diikuti 39 peserta yang datang dari Tarakan, Balikpapan, Samarinda, Penajam, Nunukan, hingga Sebatik. Ajang ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi bagi para pencinta olahraga air dari berbagai daerah di Kalimantan.

Target Besar: Masuk Kalender Pariwisata Nasional

Nurfarit berharap Speedboat Race tidak berhenti sebagai agenda tahunan biasa. Ia menargetkan kegiatan ini dapat terus tumbuh dan masuk dalam kalender pariwisata nasional sebagai destinasi sport tourism unggulan.

“Kita berharap mampu meletakkan fondasi agar perlombaan ini tumbuh menjadi event tahunan daerah sehingga dapat terangkat dalam kalender pariwisata nasional sebagai daya tarik sport tourism,” bebernya.

Senada dengan itu, Gubernur Zainal menegaskan setiap perhelatan acara di daerahnya harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat kecil. Semangat ini yang terus didorong agar kegembiraan masyarakat tidak berhenti pada kemeriahan acara, tetapi juga berujung pada peningkatan pendapatan warga.

“Inilah semangat yang perlu terus kita dorong bahwa setiap perhelatan acara harus mampu menghadirkan kegembiraan sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat kecil,” tukasnya.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: benuanta.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks