Pencarian

Dinkes Kaltara Minta Warga Bulungan Pakai Masker N95 Saat Kabut Asap Karhutla, Kelompok Rentan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Jumat, 21 Agustus 2026 • 17:06:31 WIB
Dinkes Kaltara Minta Warga Bulungan Pakai Masker N95 Saat Kabut Asap Karhutla, Kelompok Rentan Diminta Kurangi Aktivitas di Luar Rumah
Warga mengenakan masker N95 saat beraktivitas di tengah kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Bulungan, Kalimantan Utara.

BULUNGAN — Imbauan ini disampaikan menyusul memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah Kaltara dalam beberapa waktu terakhir. Usman menegaskan bahwa partikel PM2,5 yang terkandung dalam asap kebakaran dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan dan memicu berbagai penyakit, mulai dari infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, hingga asma.

"Untuk kondisi kabut asap seperti sekarang, kami menganjurkan masyarakat menggunakan masker N95. KN95 dan KF94 juga bisa digunakan karena memiliki kemampuan filtrasi yang tinggi," kata Usman, Jumat (21/8/2026).

Masker Kain Tak Cukup Saring Partikel PM2,5

Usman menegaskan, masker kain dan masker medis biasa tidak efektif untuk kondisi udara yang dipenuhi partikel halus. Ia meminta warga tidak mengandalkan jenis masker tersebut saat kualitas udara sedang buruk.

"Masker kain dan masker medis biasa tidak cukup untuk menyaring partikel PM2,5. Jadi, gunakan masker yang lebih rapat seperti N95, KN95 atau KF94," ujarnya.

Selain memilih jenis masker yang tepat, cara pemakaian juga menjadi perhatian. Masker wajib menutup hidung dan mulut dengan rapat tanpa banyak celah agar udara tercemar tidak masuk.

Lansia dan Penderita Penyakit Paru Paling Berisiko

Kelompok rentan, seperti lansia dan warga dengan penyakit penyerta yang sensitif terhadap polusi, diminta lebih disiplin melindungi diri. Usman menyarankan kelompok ini membatasi aktivitas di luar rumah hingga kualitas udara kembali normal.

"Kelompok rentan sebaiknya membatasi aktivitas di luar rumah. Kalau memang harus keluar, gunakan masker yang sesuai dan pastikan terpasang rapat," jelasnya.

Langkah Mitigasi di Dalam Rumah

Tidak hanya saat berada di luar, Dinkes Kaltara juga mengingatkan warga untuk menjaga kualitas udara di dalam rumah. Membasahi lingkungan sekitar rumah dengan air dapat membantu mengurangi debu agar tidak mudah beterbangan.

Lantai, jendela, serta ventilasi rumah juga perlu dibersihkan secara rutin untuk meminimalkan paparan debu dan partikel asap yang mungkin masuk. Usman berharap masyarakat tidak mengabaikan kondisi ini dan tetap waspada selama kabut asap masih melanda.

"Yang paling penting masyarakat tetap waspada dan mengurangi paparan asap, terutama bagi kelompok rentan," pungkasnya.

Follow faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: benuanta.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks