Kementerian ATR/BPN kini menawarkan cara lebih praktis bagi warga yang ingin memeriksa data sertifikat tanah tanpa harus datang langsung ke kantor pertanahan. Dua layanan digital resminya adalah aplikasi Sentuh Tanahku dan situs web BHUMI ATR/BPN.
Alasan Kenapa Cek Sertifikat Perlu Dilakukan
Memverifikasi data sertifikat menjadi langkah penting, terutama sebelum melakukan transaksi jual-beli tanah atau properti. Proses ini memungkinkan calon pembeli mencocokkan informasi pada dokumen fisik dengan data resmi yang tersimpan di sistem pertanahan nasional, sehingga potensi risiko bisa diminimalkan sejak dini.
Cara Pakai Aplikasi Sentuh Tanahku
Tersedia untuk Android dan iOS, berikut tahapan pendaftarannya:
- Download aplikasi Sentuh Tanahku dari Play Store atau App Store
- Buka aplikasi, pilih menu masuk
- Pilih opsi daftar akun baru
- Isi NIK, nama lengkap, nomor HP aktif, dan email
- Ikuti alur pendaftaran dalam aplikasi
- Aktivasi akun lewat link verifikasi di email
- Login dengan username dan password yang sudah dibuat
Begitu akun aktif, pengguna bisa langsung mengecek data sertifikat analog miliknya, termasuk Nomor Identifikasi Bidang (NIB), jenis sertifikat, kode blanko, tanggal terbit, lokasi dan luas tanah, hingga identitas pemilik yang tercatat. Ada juga opsi berbagi data lewat email dengan durasi akses yang dapat diatur sendiri sesuai kebutuhan transaksi.
Pilihan Lain: Situs BHUMI ATR/BPN
Kalau tidak ingin instal aplikasi tambahan, situs BHUMI ATR/BPN bisa jadi solusi. Cukup buka situsnya, pilih menu cari, masukkan kabupaten/kota, lanjutkan dengan desa/kelurahan, input NIB atau nomor hak, lalu klik cari — data akan tampil otomatis jika tersedia.
Bagaimana Jika Data Tidak Ditemukan?
Perlu dipahami, data yang tidak muncul di sistem bukan berarti sertifikat tersebut palsu. Ada kemungkinan bidang tanah belum terpetakan secara digital atau belum terintegrasi penuh ke database BPN. Solusinya, pemilik bisa mendatangi kantor pertanahan setempat untuk memperbarui data.
Verifikasi Digital Bukan Pengganti Cek PPAT
Pengecekan lewat aplikasi maupun situs hanya mengonfirmasi status pendaftaran tanah di sistem. Untuk memastikan keamanan transaksi secara menyeluruh, termasuk memeriksa sengketa, blokir, atau sitaan, verifikasi lewat Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) tetap menjadi langkah wajib sebelum pembayaran dilakukan.
Keuntungan Bagi Warga di Wilayah Perbatasan
Bagi warga yang tinggal di wilayah yang jauh dari kantor pertanahan, layanan digital semacam ini sangat membantu mempercepat proses pengecekan awal tanpa perlu menempuh perjalanan jauh.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah aplikasi Sentuh Tanahku bisa diakses tanpa kuota internet?
Tidak, aplikasi ini membutuhkan koneksi internet aktif untuk mengakses data dari server BPN.
Apakah data yang tersimpan di aplikasi diperbarui secara berkala?
Data mengikuti pembaruan dari sistem pertanahan nasional, sehingga informasi terbaru akan muncul begitu terintegrasi ke database.
Apa yang perlu disiapkan sebelum mendaftar akun Sentuh Tanahku?
Siapkan NIK, nomor HP aktif, dan alamat email yang masih bisa diakses untuk proses verifikasi akun.