TARAKAN — DPRD Kota Tarakan memastikan akan membawa aspirasi mahasiswa ke tingkat nasional melalui jalur resmi, termasuk berkoordinasi dengan DPR RI jika diperlukan. Langkah ini diambil setelah aksi unjuk rasa yang digelar di depan Gedung DPRD Kota Tarakan pada Senin kemarin.
Apa Saja Tuntutan Mahasiswa yang Akan Ditindaklanjuti?
Muhammad Yunus mengungkapkan seluruh tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut telah diterima dan akan diproses sesuai mekanisme yang berlaku. “Tuntutan aksi adik-adik mahasiswa kami terima untuk disampaikan ke pemerintah pusat. Beberapa usulan yang menjadi kewenangan daerah juga akan kami teruskan kepada pihak terkait,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Ia menambahkan, DPRD akan menelusuri lebih dalam setiap isu yang diangkat, termasuk persoalan yang memerlukan kajian di lapangan. “Nanti kita lihat mekanisme yang paling cepat agar aspirasi yang disampaikan bisa diteruskan,” jelasnya.
Program Makan Bergizi Gratis Jadi Sorotan, DPRD Bakal Panggil Pelaksana
Salah satu poin yang mendapat perhatian adalah evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). DPRD berencana memanggil Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengklarifikasi kendala di lapangan. Hasil pertemuan itu nantinya akan menjadi rekomendasi yang disampaikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kami akan melakukan RDP dengan SPPG untuk mengetahui keluhan-keluhan yang dirasakan dan hasilnya akan kami sampaikan kepada BGN,” kata Yunus.
DPRD juga akan meningkatkan pengawasan terhadap dapur-dapur penyedia layanan MBG di Kota Tarakan. Langkah ini untuk memastikan seluruh pelaksana program berjalan sesuai standar operasional yang ditetapkan pemerintah pusat. “Kami diarahkan untuk mengawasi dapur-dapur yang tidak memenuhi syarat dan tidak menjalankan SOP-nya,” bebernya.
Koperasi Desa Merah Putih Juga Akan Dikaji
Soal aspirasi terkait Koperasi Desa Merah Putih, DPRD akan melakukan penelusuran terhadap berbagai persoalan yang disampaikan mahasiswa. Menurut Yunus, semua harus berdasarkan fakta di lapangan sebelum diambil kesimpulan atau rekomendasi.
“Kita nanti akan lihat apakah benar dan sampai di mana persoalannya, karena semua harus berdasarkan fakta yang ada di lapangan,” imbuhnya.
DPRD Terbuka Terhadap Kritik dan Masukan
Yunus menegaskan bahwa DPRD Kota Tarakan terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Ia berharap aspirasi yang disampaikan melalui aksi demonstrasi dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah daerah maupun pusat dalam memperbaiki kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat.
“Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan DPRD ke depan,” pungkasnya.