TANA TIDUNG — Puluhan warga Desa Buong Baru, Kecamatan Betayau, turun ke lapangan untuk membantu personel Kodim 0914/Tana Tidung dalam kelanjutan proyek Jembatan Perintis Garuda. Fokus pengerjaan pada Minggu (10/5/2026) pagi diarahkan pada perakitan dan pemasangan besi cakar ayam di sisi jembatan.
Aksi gotong royong ini melibatkan prajurit dari Yon TP 922/Upun Taka yang bahu-membahu bersama penduduk lokal sejak pagi hari. Mereka menyiapkan rangka besi yang diproyeksikan menjadi penopang utama struktur bawah jembatan agar mampu menahan beban kendaraan di masa depan.
Dampak Nyata Keterlibatan Masyarakat Desa Buong Baru
Komandan Kodim 0914/Tana Tidung, Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Richarda, menyatakan bahwa partisipasi aktif warga bukan sekadar bantuan tenaga. Kehadiran masyarakat di lokasi proyek memberikan dorongan moral bagi personel di lapangan sekaligus mempercepat ritme kerja yang telah ditargetkan.
"Keterlibatan warga memberi dampak nyata terhadap percepatan pekerjaan. Selain meringankan beban di lapangan, kehadiran masyarakat juga membuat proses pembangunan terasa lebih dekat dan menjadi kepentingan bersama," ujar Letkol Arm Raden Florensius Ferdian Richarda.
Menurutnya, sinergi antara TNI dan warga ini memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai jadwal. Partisipasi publik juga memupuk rasa memiliki terhadap infrastruktur yang sedang dibangun di desa mereka sendiri.
Teknis Pemasangan Besi Cakar Ayam untuk Stabilitas Jembatan
Proses pemasangan besi cakar ayam dilakukan dengan ketelitian tinggi guna menjamin kekuatan struktur pondasi. Meski medan di sekitar lokasi pembangunan memiliki tantangan tersendiri, tim di lapangan tetap menjaga konsistensi pengerjaan agar hasil akhir jembatan tetap stabil dan kokoh.
Pihak Kodim memastikan bahwa aspek teknis tetap menjadi prioritas utama meski pengerjaan dilakukan secara akseleratif. Penyiapan rangka besi ini merupakan fase krusial sebelum masuk ke tahap pengecoran pondasi utama jembatan.
Jembatan Perintis Garuda diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas penduduk di Kecamatan Betayau. Jika sudah rampung, infrastruktur ini akan memangkas waktu tempuh dan mempermudah akses ekonomi bagi warga Desa Buong Baru serta wilayah di sekitarnya dalam menjalankan aktivitas harian.