BALIKPAPAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara resmi memulai pemberangkatan ratusan jemaah haji menuju Tanah Suci. Prosesi pelepasan 484 calon jemaah haji (CJH) ini berlangsung khidmat di Asrama Haji Batakan, Balikpapan, Selasa (5/5).
Gubernur Kaltara Zainal A. Paliwang yang hadir langsung memberikan arahan menyebutkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan yang menguji ketahanan fisik dan mental. Selain kesiapan spiritual, Gubernur menitikberatkan pada pentingnya kedisiplinan jemaah selama berada di Arab Saudi.
Pemprov Kaltara Salurkan Bantuan Obat dan Alat Kesehatan
Sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca dan kesehatan jemaah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memberikan dukungan konkret berupa bantuan obat-obatan. Paket perlengkapan kesehatan juga dibagikan kepada setiap jemaah untuk menunjang aktivitas ibadah mereka.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur kepada perwakilan jemaah. Langkah ini diambil mengingat rangkaian ibadah haji yang padat menuntut kondisi tubuh yang tetap prima di tengah perbedaan iklim yang ekstrem.
Pesan Gubernur: Jaga Nama Baik Daerah dan Sikap Santun
Dalam arahannya, Zainal A. Paliwang mengingatkan para jemaah bahwa mereka membawa identitas daerah dan negara. Ia meminta seluruh rombongan untuk saling menjaga kekompakan dan membantu sesama jemaah, terutama yang berusia lanjut.
“Jaga nama baik daerah, tunjukkan sikap yang santun, dan perbanyak ibadah. Ini kesempatan yang sangat berharga,” kata Zainal.
Gubernur juga menekankan agar seluruh jemaah mematuhi aturan yang ditetapkan oleh otoritas Arab Saudi maupun panitia penyelenggara. Hal ini bertujuan agar seluruh rangkaian rukun haji dapat terlaksana tanpa kendala administratif maupun teknis.
Distribusi Jemaah: Nunukan dan Tarakan Kirim Utusan Terbanyak
Berdasarkan data penyelenggara, 484 jemaah yang berangkat tahun ini berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Utara. Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah pengirim jemaah haji terbanyak pada musim haji kali ini.
Seluruh jemaah tersebut akan diterbangkan menuju Arab Saudi secara bertahap. Panitia membagi rombongan ke dalam dua kelompok terbang (kloter) yang telah disesuaikan dengan jadwal keberangkatan dari Embarkasi Balikpapan.
Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah serta Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH). Momentum pelepasan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan para jemaah agar dapat kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.